Anggota DPR RI dari Komisi IX sekaligus Badan Aspirasi Masyarakat (BAM), Obon Tabroni, menegaskan pentingnya Festival Aspirasi sebagai wadah menyerap masukan publik terhadap program Badan Gizi Nasional. Forum tersebut dinilai strategis untuk memperbaiki kebijakan sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat.
“Forum ini penting untuk menampung saran dan kritik guna perbaikan program ke depan,” ujar Obon dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Senin (20/4/2026).
Kegiatan bertajuk “Dari Dapur ke Masa Depan” itu juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong terwujudnya generasi sehat menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dukungan terhadap program pemenuhan gizi turut ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Komitmen tersebut disampaikan melalui sambutan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang dibacakan Sekretaris Daerah Endin Samsudin.
Menurut Endin, pemenuhan gizi yang dimulai dari lingkungan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.
“Tema yang diusung mencerminkan pentingnya peran pemenuhan gizi sebagai dasar membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan unggul,” ujarnya.
Dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 3,5 juta jiwa yang tersebar di 23 kecamatan, 8 kelurahan, dan 179 desa, Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan besar dalam memastikan akses gizi yang merata, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan balita.
Data per 19 April 2026 menunjukkan program makan bergizi gratis telah menjangkau 453.594 anak dari jenjang PAUD hingga SMP. Selain itu, intervensi juga diberikan kepada 10.370 ibu hamil dan 19.891 ibu menyusui sebagai bagian dari upaya penguatan pada periode seribu hari pertama kehidupan.
Dari sisi infrastruktur layanan, pemerintah daerah telah membentuk 282 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 23 kecamatan dan 90 desa. Sebanyak 92 unit di antaranya telah mengantongi sertifikasi standar laik higiene sanitasi (SLHS), sebagai bentuk jaminan keamanan pangan.