DWP 2026 Digelar di Jakarta, Catat Jadwal dan Ketentuannya
Jakarta kembali bersiap menjadi titik temu penggemar musik dansa elektronik dari berbagai negara. Ismaya Live memastikan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2026 kembali digelar selama tiga hari pada 11-13 Desember 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Festival musik yang telah menjadi salah satu agenda besar dalam kalender hiburan Indonesia itu kembali membawa konsep keberagaman musik dansa. Beragam subgenre EDM dari berbagai penjuru dunia akan menjadi bagian dari perhelatan DWP tahun ini.
DWP memiliki perjalanan panjang sejak pertama kali hadir pada 2008. Festival tersebut berawal dari pesta klub bernama Blowfish Warehouse Project sebelum berkembang menjadi festival musik dansa berskala internasional.
Salah satu elemen yang kembali menjadi perhatian adalah Garuda Land, panggung utama DWP yang mengusung bentuk burung garuda sebagai representasi simbol Indonesia.
Panggung tersebut dipersiapkan dengan tata cahaya, visual imersif, serta berbagai pertunjukan efek khusus, termasuk kembang api dan perangkat piroteknik.
Dalam perjalanannya, DWP telah menghadirkan sejumlah nama besar dunia musik elektronik. Calvin Harris, Martin Garrix, Tiësto, David Guetta, Steve Aoki, Skrillex, Carl Cox, Diplo, Major Lazer, Armin van Buuren, hingga DJ Snake tercatat pernah tampil dalam festival tersebut.
Eksplorasi musik DWP juga tidak terbatas pada EDM. Festival ini sebelumnya turut menghadirkan musisi dan kolektif hip-hop internasional, termasuk 88rising.
Untuk edisi 2026, tiket tersedia dalam sejumlah pilihan. Berdasarkan informasi yang dirilis melalui kanal kemitraan resmi di DetikEvent, calon penonton dapat memilih tiket General Admission (GA) harian, tiket terusan dua hari maupun tiga hari, Early Entry, Group Package untuk lima orang, serta VIP Presale.
Selain kategori tiket, calon festivalgoers juga perlu memperhatikan sejumlah persyaratan yang ditetapkan penyelenggara sebelum datang ke lokasi.
DWP 2026 menerapkan batas usia minimal 18 tahun pada 11 Desember 2026. Sementara pembelian minuman beralkohol dibatasi bagi pengunjung yang telah berusia minimal 21 tahun.
Penonton juga diwajibkan membawa identitas resmi berfoto seperti KTP, SIM, atau paspor saat melakukan penukaran e-voucher dengan gelang atau wristband festival.
Penyelenggara menetapkan tiket yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan atau diuangkan. Pemindahtanganan tiket juga mengikuti prosedur resmi yang ditentukan penyelenggara.
Dari sisi keamanan, pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh di pintu masuk. Proses tersebut mencakup pemeriksaan dengan pemindai logam dan dukungan unit anjing pelacak atau K-9.
Sejumlah barang juga dilarang dibawa masuk ke area festival, di antaranya kamera profesional, drone, senjata, obat-obatan terlarang, serta makanan dan minuman dari luar.
Dengan sejarah kehadiran penonton yang mencapai lebih dari 90.000 orang dari berbagai negara pada edisi-edisi sebelumnya, DWP 2026 kembali berpotensi menjadi salah satu magnet wisata berbasis hiburan di Jakarta pada penghujung tahun.
Selain menjadi ruang pertunjukan musik elektronik, perhelatan tersebut juga dapat mendorong aktivitas sektor pendukung seperti akomodasi, transportasi, kuliner, serta ekonomi kreatif selama berlangsungnya festival.



