DPR Usul BPJS Kesehatan Digratiskan Sepenuhnya

Charles Honoris.

Usulan penghapusan iuran peserta dalam program BPJS Kesehatan kembali mengemuka di parlemen. Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, mendorong agar seluruh biaya kepesertaan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Gagasan tersebut disampaikan Charles dalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Ia menilai skema iuran yang berlaku saat ini masih menyisakan berbagai persoalan di lapangan.

Menurutnya, sistem klasifikasi peserta berdasarkan tingkat kemampuan ekonomi kerap menimbulkan ketidaktepatan sasaran. Tidak sedikit masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru terlewat akibat persoalan pendataan.

“Selama ini kita terus berdebat soal klasifikasi, tapi masalahnya tidak kunjung selesai karena data yang tidak akurat,” ujar Charles.

Ia berpendapat, penghapusan iuran secara menyeluruh dapat menjadi solusi untuk menyederhanakan birokrasi sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Sudahlah, sekalian saja pemerintah yang membiayai seluruh iuran BPJS Kesehatan. Dengan begitu, tidak ada lagi kerumitan dalam pendataan,” tegasnya.

Selain aspek administrasi, Charles juga menilai pemerintah memiliki kapasitas fiskal untuk merealisasikan kebijakan tersebut. Ia membandingkan dengan program prioritas lain yang disebut menyerap anggaran besar.

Dalam pernyataannya, ia menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menghabiskan anggaran hingga ratusan triliun rupiah, namun belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kalau untuk program lain bisa, seharusnya untuk kesehatan rakyat juga mampu. Ini menyangkut kebutuhan dasar,” katanya dalam forum tersebut.

Usulan ini juga disampaikan langsung kepada Menteri Kesehatan, Budi Gunawan, sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan ke depan.

Charles menekankan pentingnya langkah strategis jangka panjang agar polemik terkait iuran BPJS tidak terus berulang setiap tahun.

“Daripada terus berdebat tanpa solusi, lebih baik pemerintah mulai merancang skema ke depan, bagaimana jika seluruh kepesertaan BPJS dibiayai negara,” pungkasnya.

Tutup