Andien dan UAH Bicara Karhutla
Dugaan pembatasan akun media sosial menjadi sorotan setelah penyanyi Andien dan pendakwah Ustaz Adi Hidayat menyampaikan kendala yang mereka alami saat menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keduanya mengungkapkan pengalaman tersebut melalui unggahan media sosial pada Minggu (18/10/2026).
Andien menduga jangkauan akun Instagram miliknya menurun setelah berulang kali membagikan informasi mengenai karhutla. Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat atau UAH menyebut akun Threads miliknya mengalami penangguhan sementara hingga dua kali dalam sehari.
Pengalaman keduanya memunculkan diskusi di kalangan pengguna media sosial mengenai mekanisme moderasi platform, distribusi konten, serta ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi tentang bencana lingkungan.
Andien Duga Akun Instagram Mengalami Shadow Ban
Andien mengungkapkan kecurigaannya bahwa akun Instagram miliknya mengalami shadow ban setelah aktif membagikan ulang informasi mengenai karhutla. Ia juga menyebut penurunan jumlah penonton terasa ketika hendak mempromosikan video klip terbarunya.
“Kayaknya kena shadow ban di IG krn repost2 karhutla tiada henti. Mau promo in video klip baru tapi viewersnya drop,” tulis Andien dalam unggahan yang dikutip Catrawarta.
Keluhan tersebut kemudian menarik perhatian warganet. Sebagian pengguna mempertanyakan apakah penurunan jangkauan konten yang dialami Andien berkaitan dengan aktivitasnya menyuarakan persoalan karhutla.
Meski demikian, penurunan jumlah penonton saja belum cukup untuk membuktikan bahwa sebuah akun mengalami shadow ban, yakni dugaan pembatasan distribusi konten tanpa pemberitahuan yang jelas kepada pemilik akun. Jangkauan unggahan dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti sistem rekomendasi, interaksi pengguna, jenis konten, dan pola distribusi platform.
Karena itu, dugaan adanya pembatasan terhadap akun Andien masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum ada bukti dalam informasi yang disampaikan bahwa penurunan jumlah penonton tersebut secara langsung disebabkan oleh unggahan mengenai karhutla.
Ustaz Adi Hidayat Sebut Akun Threads Ditangguhkan Dua Kali
Keluhan serupa disampaikan Ustaz Adi Hidayat. Melalui akun alternatifnya, ia mengabarkan bahwa akun Threads yang disebutnya sebagai akun perjuangan mengalami penangguhan sementara setelah membahas isu karhutla.
UAH juga menyebut pembatasan tersebut terjadi dua kali dalam satu hari, dalam rentang waktu Subuh hingga Asar.
“Qadarullah Akun Perjuangan kita terkena Banned sementara karena membahas Isu Karhutla,” ungkap UAH melalui akun cadangannya, sebagaimana dikutip Catrawarta.
Pernyataan tersebut menambah perhatian publik terhadap pengalaman sejumlah figur yang mengaku mengalami kendala ketika menggunakan media sosial untuk membicarakan persoalan lingkungan. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada keterangan resmi dari pihak Threads mengenai alasan penangguhan akun UAH maupun konfirmasi bahwa tindakan tersebut berkaitan langsung dengan pembahasan karhutla.
Moderasi Platform dan Ruang Informasi Bencana
Media sosial menjadi salah satu sarana yang digunakan tokoh publik untuk menyampaikan informasi, membagikan perkembangan situasi, serta mengajak masyarakat memperhatikan persoalan lingkungan. Ketika akun mengalami kendala atau jangkauan konten menurun, penyebaran pesan kepada pengikutnya juga berpotensi terdampak.
Meski begitu, dugaan pembatasan akun perlu dibedakan dari fakta yang telah terverifikasi. Penangguhan akun dan penurunan jangkauan konten merupakan dua kondisi berbeda, sedangkan penyebabnya perlu dilihat berdasarkan pemberitahuan platform, data akun, dan penjelasan resmi yang tersedia.
Pengalaman Andien dan Ustaz Adi Hidayat pun membuka ruang diskusi mengenai transparansi kebijakan moderasi media sosial. Kejelasan alasan pembatasan dan mekanisme pengajuan keberatan menjadi penting agar pengguna dapat memahami tindakan platform, sekaligus memastikan informasi mengenai bencana lingkungan tetap disampaikan secara akurat dan bertanggung jawab.


