Helikopter Penerbad Kecelakaan saat Padamkan Karhutla
Misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah terganggu setelah sebuah helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) mengalami kecelakaan, Rabu (4/11/2026). Delapan personel dilaporkan berada di dalam pesawat saat insiden berlangsung.
Kecelakaan tersebut terjadi di Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan. Saat itu, helikopter tengah menjalankan tugas membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, tim terkait masih melakukan penanganan di lokasi kejadian.
“Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan. Betul (peristiwa terjadi saat sedang bertugas padamkan karhutla),” ujar Nas saat dikonfirmasi.
Nas menjelaskan, terdapat delapan orang atau crew on board di dalam helikopter ketika kecelakaan terjadi. Namun, TNI belum memberikan informasi mengenai kondisi masing-masing personel.
“Crew on board 8 orang, (untuk korban) agar menunggu (informasi selanjutnya), sedang dilaksanakan penanganan,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, kronologi kecelakaan maupun penyebab insiden belum disampaikan secara resmi. Informasi mengenai kondisi delapan personel juga masih menunggu hasil penanganan di lapangan.
Nas meminta masyarakat turut mendoakan kelancaran proses penanganan dan keselamatan seluruh personel yang sedang bertugas.
“Mohon doanya semoga bisa diatasi dan personel yang sedang bertugas selalu dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.




