Aisar Khaled Jadi Sorotan
Nama influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah muncul sejumlah isu yang menyeret kehidupan pribadinya hingga persoalan kerja sama bisnis.
Salah satu kabar yang beredar berkaitan dengan dugaan seorang perempuan yang mengaku hamil. Isu tersebut ramai dibahas setelah beredar tangkapan layar percakapan yang diklaim melibatkan perempuan tersebut dan Aisar.
Dalam cuplikan yang beredar, perempuan itu disebut memberi tahu Aisar mengenai kehamilannya. Respons yang dikaitkan dengan sang influencer juga memicu reaksi warganet karena dinilai mengarah pada permintaan untuk menggugurkan kandungan.
Namun, keaslian tangkapan layar maupun kebenaran klaim tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Hingga naskah ini disusun, belum ada klarifikasi dari Aisar Khaled terkait isu kehamilan yang ramai diperbincangkan itu.
Di luar kabar tersebut, Aisar juga dikaitkan dengan persoalan hukum di Indonesia. Sebuah perusahaan agensi dilaporkan telah membawa dugaan masalah kerja sama dengan sang influencer ke Polda Metro Jaya.
Pihak pelapor mengklaim terdapat kewajiban atau sisa dana kerja sama yang belum diselesaikan dengan nilai sekitar Rp5,7 miliar. Persoalan tersebut disebut berkaitan dengan kesepakatan bisnis antara agensi dan pihak Aisar.
Menurut klaim pelapor, upaya penyelesaian melalui somasi dan komunikasi sebelumnya tidak membuahkan hasil. Karena itu, pihak agensi disebut memilih menempuh jalur hukum.
Dalam laporan tersebut, pelapor mencantumkan sangkaan Pasal 492, Pasal 486, dan/atau Pasal 607 KUHP terkait dugaan perbuatan curang atau penipuan. Meski demikian, pencantuman pasal dalam laporan tidak serta-merta membuktikan bahwa pihak yang dilaporkan telah melakukan tindak pidana.
Dua persoalan tersebut membuat nama Aisar Khaled kembali menjadi perhatian publik. Namun, untuk isu kehamilan maupun laporan terkait dana kerja sama, diperlukan keterangan dari pihak-pihak terkait agar duduk perkara dapat diketahui secara utuh.
Hingga berita ini ditulis, klarifikasi Aisar mengenai isu kehamilan belum tersedia dalam informasi yang menjadi dasar naskah ini. Sementara itu, klaim terkait dana Rp5,7 miliar masih perlu dilihat berdasarkan proses hukum dan keterangan resmi dari pihak terkait.




