Tak Perlu Selalu Ikuti Tren, Ini Cara Temukan Style Sendiri

Ilustrasi style. Foto: japaholic

Mengikuti tren fashion bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengeksplorasi penampilan. Namun, membeli pakaian hanya karena sedang populer belum tentu membuat seseorang merasa nyaman saat mengenakannya. Karena itu, mengenali personal style menjadi langkah penting agar pilihan busana tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga mencerminkan karakter diri.

Beragam estetika seperti clean girl aesthetic, coquette, hingga old money kerap menjadi inspirasi berpakaian di media sosial. Meski terlihat menarik, setiap gaya memiliki karakter berbeda dan belum tentu sesuai dengan kebutuhan maupun selera semua orang.

Mengutip Vogue, menemukan gaya berpakaian pribadi dapat dimulai dengan memahami pakaian yang disukai dan terasa nyaman digunakan. Gaya personal juga tidak harus terpaku pada satu estetika. Seseorang tetap bisa memadukan berbagai referensi sekaligus membangun ciri khasnya sendiri.

Personal style merupakan bentuk ekspresi diri melalui pilihan pakaian, warna, potongan, hingga aksesori. Ada orang yang nyaman dengan busana minimalis bernuansa netral, sementara yang lain lebih menyukai motif mencolok dan aksesori unik. Tidak ada aturan mutlak dalam menentukan gaya, selama pilihan tersebut sesuai dengan karakter dan kebutuhan pemakainya.

Alih-alih terus membeli pakaian baru untuk mengikuti tren, kamu bisa mulai mengenali preferensi fashion melalui koleksi yang sudah dimiliki. Berikut empat cara sederhana untuk menemukan gaya berpakaian yang lebih personal.

1. Amati Pakaian yang Paling Sering Dikenakan

Perhatikan pakaian yang paling sering kamu pilih saat bersiap untuk beraktivitas. Apakah kamu lebih menyukai kaus sederhana, kemeja oversized, celana berpotongan lurus, atau rok dengan detail feminin?

Kebiasaan tersebut dapat memberikan gambaran tentang jenis pakaian yang membuatmu merasa nyaman. Jika beberapa model terus menjadi pilihan, bisa jadi ada karakter tertentu yang memang sesuai dengan selera berpakaianmu.

Kamu juga bisa melihat pakaian yang jarang digunakan dan mencari tahu alasannya. Cara ini membantu mengenali model, bahan, atau potongan yang sebenarnya kurang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

2. Temukan Warna dan Potongan yang Membuat Nyaman

Warna dan potongan pakaian dapat memengaruhi keseluruhan penampilan. Sebagian orang merasa percaya diri dengan warna hitam, putih, dan beige, sedangkan lainnya lebih menyukai warna cerah atau perpaduan yang kontras.

Selain warna, perhatikan pula potongan busana yang nyaman saat dikenakan. Misalnya, celana straight-leg, atasan berpotongan longgar, atau rok dengan siluet tertentu.

Tidak harus membatasi diri pada satu pilihan. Kamu bisa memiliki beberapa warna dan model favorit untuk kebutuhan berbeda, mulai dari bekerja hingga menghadiri acara santai.

3. Jadikan Tren sebagai Referensi, Bukan Patokan

Media sosial, majalah fashion, dan penampilan figur publik bisa menjadi sumber ide untuk memperbarui gaya berpakaian. Namun, mengambil inspirasi tidak berarti harus meniru keseluruhan penampilan.

Pilih elemen yang benar-benar menarik perhatianmu, seperti teknik layering, cara memadukan warna, atau penggunaan aksesori. Setelah itu, sesuaikan dengan koleksi pakaian, kenyamanan, dan aktivitas sehari-hari.

Dengan cara ini, tren dapat memperluas referensi fashion tanpa membuatmu merasa harus selalu mengikuti setiap gaya yang sedang populer.

4. Bereksperimen dengan Kombinasi Berbeda

Menemukan personal style juga membutuhkan keberanian untuk mencoba hal baru. Kamu bisa memadukan kemeja formal dengan denim untuk menciptakan tampilan kasual, atau mengenakan gaun sederhana bersama sepatu dan aksesori yang lebih ekspresif.

Cobalah beberapa kombinasi menggunakan pakaian yang sudah tersedia di lemari. Tidak semua percobaan harus menghasilkan tampilan yang langsung disukai. Justru, proses tersebut membantu memahami padu-padan yang paling sesuai dengan selera pribadi.

Jika menemukan kombinasi yang terasa nyaman dan membuatmu percaya diri, simpan sebagai referensi untuk kesempatan berikutnya.

Pada akhirnya, menemukan personal style bukan tentang menetapkan satu estetika dan mempertahankannya selamanya. Selera berpakaian dapat berubah seiring perkembangan aktivitas, kebutuhan, dan pengalaman.

Kamu tidak perlu terburu-buru memperbarui isi lemari demi mengikuti tren terbaru. Mulailah dengan mengenali apa yang sudah dimiliki, mencoba kombinasi berbeda, dan memilih pakaian yang membuatmu nyaman menjadi diri sendiri.

Tutup