Komisi IX DPR Sambut Baik Usulan BGN soal Motor Listrik untuk Guru

Motor Listrik BGN.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyatakan dukungannya terhadap usulan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menginginkan motor listrik milik negara diprioritaskan untuk membantu kebutuhan transportasi guru honorer di berbagai daerah.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya yang tepat dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya tenaga pendidik yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam menjalankan tugasnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mengatakan setiap aset yang diperoleh melalui anggaran negara harus mampu memberikan dampak nyata bagi kepentingan publik. Karena itu, pemanfaatan motor listrik untuk mendukung mobilitas guru honorer dianggap sejalan dengan tujuan penggunaan dana negara yang efektif dan tepat sasaran.

“Aset negara yang dibiayai dari dana publik harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Yahya Zaini.

Menurutnya, guru honorer merupakan salah satu kelompok yang layak mendapatkan perhatian karena memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Pemberian motor listrik diharapkan dapat membantu para guru menjangkau sekolah maupun lokasi mengajar dengan lebih mudah, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi yang selama ini harus ditanggung secara pribadi.

Selain mendukung kesejahteraan tenaga pendidik, kebijakan tersebut juga dinilai dapat mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan yang sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transisi menuju energi bersih.

DPR berharap usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para guru honorer di berbagai daerah.

Dukungan parlemen terhadap gagasan BGN ini juga diharapkan memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang tidak hanya efisien dari sisi anggaran, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan nasional.

Dengan adanya fasilitas transportasi yang lebih memadai, para guru honorer diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal serta terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Tutup