Yolanda Raih Runner-Up

Yolanda raih Runner-Up Hijabfluencer Jakarta.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, perempuan muslimah terus menunjukkan kemampuannya dalam berbagai bidang. Mereka tidak hanya berperan di lingkungan keluarga, tetapi juga aktif dalam pendidikan, dunia kerja, bisnis, hingga media digital.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Indra Yolanda Pristiawati atau yang akrab disapa Yolanda. Perempuan berdarah Sumatera Selatan ini berhasil membuktikan bahwa hijab dan cadar bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Yolanda yang saat ini menetap di Jakarta tengah menempuh pendidikan Magister Manajemen. Sebagai seorang perantau, ia memilih meninggalkan kampung halamannya demi mengejar pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Perjalanan tersebut membawanya meraih prestasi membanggakan dalam ajang Putri Hijabfluencer Jakarta. Dalam kompetisi tersebut, Yolanda dipercaya mewakili Jakarta Pusat dan bersaing dengan peserta dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.

Melalui proses seleksi, pembekalan, hingga penilaian akhir yang cukup ketat, Yolanda berhasil meraih gelar 2nd Runner-Up Putri Hijabfluencer Jakarta.

Bagi Yolanda, pencapaian tersebut bukan hanya tentang kemenangan pribadi. Ia melihat penghargaan itu sebagai amanah untuk membawa pesan positif kepada masyarakat, khususnya perempuan muslimah Indonesia.

“Muslimah tetap bisa tampil modern, percaya diri, dan berprestasi tanpa harus meninggalkan identitasnya. Hijab dan cadar bukanlah penghalang untuk berkarya maupun meraih mimpi,” ujar Yolanda.

Prestasi tersebut juga membuka peluang baru bagi dirinya. Yolanda kini dipercaya mewakili Jakarta dalam ajang Putri Hijabfluencer Nasional yang akan digelar pada Agustus mendatang.

Dalam ajang nasional itu, ia akan bersaing dengan para finalis dari berbagai provinsi yang membawa misi dan program pemberdayaan perempuan dari daerah masing-masing.

Selain aktif di dunia pendidikan, Yolanda juga dikenal sebagai content creator muslimah yang fokus membahas fashion syar’i melalui platform Instagram dan TikTok.

Lewat berbagai konten yang dibuatnya, Yolanda ingin menunjukkan bahwa perempuan berhijab dan bercadar tetap dapat tampil elegan, berkelas, dan mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

Tidak hanya bergerak di bidang fashion, Yolanda juga memiliki program advokasi bernama Ruang Utuh. Program ini dibuat sebagai wadah kolaborasi dan pemberdayaan perempuan dari berbagai latar belakang.

Melalui Ruang Utuh, ia mengangkat berbagai isu penting seperti pendidikan, kesehatan mental, kepemimpinan perempuan, ekonomi, politik, hingga parenting. Menurutnya, perempuan perlu memiliki ruang untuk belajar, bertukar ide, dan berkembang bersama.

“Saya percaya perempuan tidak harus berjalan sendiri. Ketika perempuan saling mendukung dan berkolaborasi, akan lahir banyak perubahan baik yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Yolanda berharap perjalanan dan prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi perempuan muslimah di seluruh Indonesia. Ia ingin membuktikan bahwa ilmu, akhlak, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar adalah kunci utama untuk meraih masa depan yang lebih baik, tanpa harus meninggalkan identitas dan nilai-nilai yang diyakini.

Tutup