Berkah! PB HMI Sembelih 7 Ekor Sapi untuk Masyarakat
Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam menggelar kegiatan sosial bertajuk HMI BerQurban: Menebar Kebaikan untuk Umat dan Bangsa. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan nilai keislaman, solidaritas sosial, serta pengabdian kader HMI kepada masyarakat luas.
Pada pelaksanaan tahun ini, PB HMI berhasil menghimpun dan menyembelih tujuh ekor sapi kurban yang berasal dari partisipasi internal pengurus, kader, serta Korps HMI-Wati atau KOHATI PB HMI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk semangat kolektif kader dalam menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
Penyaluran daging kurban dilakukan secara bertahap dalam tiga sesi, yakni pagi, siang, dan malam hari. Skema tersebut diterapkan agar distribusi berjalan tertib sekaligus mampu menjangkau masyarakat lebih luas.
Kegiatan HMI BerQurban turut mendapatkan dukungan dari sejumlah lembaga dan mitra strategis nasional, di antaranya Sekretariat Negara Republik Indonesia, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Badan Pengelola Keuangan Haji, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan menegaskan bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan ritual keagamaan, melainkan momentum memperkuat nilai pengorbanan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Iduladha mengajarkan bahwa pengorbanan bukan sekadar ritual, melainkan manifestasi ketulusan dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama. HMI harus terus mengambil peran sebagai kekuatan intelektual dan kemanusiaan yang berpihak kepada rakyat,” ujar Bagas Kurniawan.
Ia menambahkan, melalui kegiatan kurban tersebut, HMI ingin menegaskan komitmennya dalam merawat semangat keislaman dan keindonesiaan secara beriringan sebagai fondasi membangun solidaritas sosial.
“Kami ingin menegaskan bahwa semangat keislaman dan keindonesiaan harus berjalan beriringan dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Inilah komitmen HMI untuk Indonesia,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemberdayaan Umat PB HMI sekaligus penanggung jawab kegiatan, Dini Asmiatul Amanah menyebut program HMI BerQurban rutin digelar setiap tahun sebagai ruang pengabdian kader kepada masyarakat.
Menurut Dini, kurban tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan semata, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan nilai keikhlasan, solidaritas, dan semangat berbagi antarsesama.
“Qurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga tentang menumbuhkan nilai keikhlasan, solidaritas sosial, dan semangat berbagi. HMI harus terus hadir sebagai gerakan keummatan yang membawa manfaat nyata,” ungkap Dini.
PB HMI berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan kader maupun masyarakat luas. Semangat berbagi yang dibangun dalam kegiatan HMI BerQurban juga diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata organisasi terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan itu sekaligus menegaskan komitmen PB HMI Periode 2024–2026 untuk terus hadir sebagai organisasi kader yang responsif terhadap persoalan sosial kemasyarakatan serta dekat dengan umat.





