Kebakaran Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Masih Diselidiki Polisi

Ilustrasi

Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah seorang saksi dalam perkara dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi menjadi sorotan publik. Insiden tersebut terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, di wilayah Kedungwaringin dan diduga berkaitan dengan proses hukum yang tengah berjalan.

Saksi berinisial S (30) diketahui merupakan pihak yang memberikan keterangan dalam kasus yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Informasi mengenai kejadian ini mencuat setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami keterangan sejumlah saksi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut diduga memiliki kaitan dengan upaya intimidasi terhadap saksi dalam perkara korupsi yang sedang ditangani.

“Dalam proses penyidikan, kami menerima informasi adanya dugaan intimidasi terhadap salah satu saksi,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dugaan tersebut kemudian diperkuat dengan fakta bahwa korban kebakaran memang tercatat sebagai saksi dalam kasus yang tengah diusut KPK. Hal ini juga dibenarkan oleh aparat kepolisian setempat.

Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menyatakan bahwa hasil koordinasi dengan KPK mengonfirmasi status korban sebagai saksi dalam perkara tersebut.

“Berdasarkan koordinasi, benar bahwa korban kebakaran merupakan saksi dalam kasus yang sedang ditangani,” ujarnya, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.

Meski demikian, hasil penyelidikan awal kepolisian menunjukkan bahwa sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Keterangan ini diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap dua orang saksi yang merupakan tetangga korban.

Menurut penjelasan polisi, api pertama kali terlihat muncul dari lantai dasar rumah sebelum merambat ke bagian atas bangunan. Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk mengendalikan situasi.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Tim identifikasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan menemukan sejumlah barang yang hangus terbakar, termasuk peralatan elektronik serta bagian atap rumah.

Meski dugaan awal mengarah pada faktor teknis, kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan di balik kejadian tersebut.

“Sementara masih kami selidiki dulu. Belum bisa disimpulkan (sengaja dibakar),” ujar Sumarni.

Tutup