Netizen Kabupaten Bekasi Serbu Instagram Dani Ramdan Usai Ade Kuswara Kunang Jadi Tersangka KPK

Dani Ramdan bersama masyarakat Kabupaten Bekasi.

Sejumlah warganet asal Kabupaten Bekasi ramai-ramai menyerbu akun Instagram pribadi Dani Ramdan, mantan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, menyusul penetapan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijon proyek yang melibatkan pihak swasta.

Pantauan di kolom komentar akun Instagram Dani Ramdan, banyak netizen menyampaikan kekecewaan sekaligus penyesalan atas hasil Pemilihan Bupati Bekasi lalu. Sebagian warganet menilai, kondisi Kabupaten Bekasi saat ini akan berbeda apabila Dani Ramdan terpilih sebagai bupati definitif.

“Pak, seandainya bapak yang menjabat sebagai bupati, mungkin Bekasi akan baik-baik saja. Sayangnya bapak kalah karena money politics,” tulis akun @_darmaaz.

Komentar senada juga disampaikan akun @rizkysahara yang mengaku masih sulit menerima hasil Pilbup Bekasi. Ia menilai kualitas Dani Ramdan terlihat jelas jika dibandingkan kandidat lain, terutama saat debat publik.
“Saya masih berharap Pak Dani yang jadi Bupati Bekasi. Masih belum terima, tiba-tiba nomor tiga yang dapat suara terbanyak. Dari debat Pilbup saja sudah kelihatan kualitasnya,” tulisnya.

Tidak sedikit pula warganet yang menyinggung isu primordialisme atau asal daerah dalam pemilihan kepala daerah. Mereka menilai pendekatan tersebut justru merugikan pembangunan Kabupaten Bekasi.

“Dani Ramdan jelas kerjanya ada, tapi tidak diterima hanya karena bukan putra daerah. Memangnya selalu putra daerah bisa membangun daerah?” tulis akun @jimasgalih31.

Selain itu, sejumlah komentar turut membandingkan kondisi infrastruktur saat Kabupaten Bekasi dipimpin Dani Ramdan dengan kondisi terkini. Salah satunya menyoroti persoalan penerangan jalan.

“Era beliau Jalan Kalimalang mulus. Sekarang jalannya masih sama, tapi lampunya malah pada mati,” tulis akun @om_zann20.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Instagram Dani Ramdan masih dipenuhi berbagai komentar dari warganet. Sebagian besar bernada nostalgia, kritik terhadap kondisi pemerintahan saat ini, serta harapan agar Kabupaten Bekasi dapat kembali dikelola secara bersih dan profesional.

Penetapan Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijon proyek tersebut turut memantik kembali diskursus publik mengenai kualitas kepemimpinan dan integritas kepala daerah di Kabupaten Bekasi.

Tutup