Bekasi Pool League 2025, Sinergi Klub dan Atlet Bangun Prestasi Biliar Kota Bekasi
Turnamen Bekasi Pool League – Piala Wali Kota Bekasi Tahun 2025 resmi berakhir pada Jumat, 19 Desember 2025. Partai Grand Final yang digelar di Atrium Grand Metropolitan Mall Bekasi menjadi penutup rangkaian kompetisi sekaligus panggung pembuktian semangat kebersamaan dan peningkatan prestasi olahraga biliar di Kota Bekasi.
Ajang yang diselenggarakan POBSI Kota Bekasi ini berlangsung sejak 1 hingga 19 Desember 2025 dan diikuti tujuh rumah biliar, yakni Ipool, Xavier, Shinkai x Kohboy, Harsa, Pool Ball, HNY, dan Basecamp. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup dengan sistem kompetisi yang kompetitif serta menjunjung tinggi sportivitas.
Dari fase grup, empat tim berhasil melaju ke babak Grand Final, yakni Ipool, Shinkai x Kohboy, Harsa, dan Pool Ball, setelah keluar sebagai juara dan runner-up grup masing-masing.
Pada laga puncak, Ipool tampil dominan dan berhasil keluar sebagai Juara Pertama, disusul Pool Ball sebagai Juara Kedua. Sementara itu, Shinkai x Kohboy dan Harsa harus puas menempati posisi semifinalis.
Grand Final Bekasi Pool League 2025 turut dihadiri Ketua Harian KONI Kota Bekasi, perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Jawa Barat, jajaran pengurus POBSI Kota Bekasi, serta para penggiat olahraga biliar. Kehadiran unsur KONI dan Pengprov POBSI Jabar tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga biliar di daerah.
Ketua Pelaksana Bekasi Pool League, Muhammad Satrio Arbyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen ini. Ia menilai pertandingan final antara Ipool dan Pool Ball yang digelar pada Jumat malam berlangsung kompetitif dan mencerminkan kualitas atlet biliar Kota Bekasi.
“Kehadiran tujuh rumah biliar dalam Bekasi Pool League musim ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bukti nyata semangat kebersamaan dalam memajukan olahraga biliar di Kota Bekasi. Saya bangga melihat antusiasme para atlet dan sinergi antarpengelola rumah biliar yang mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang sportif,” ujarnya.
Satrio berharap, ke depan ajang ini dapat berkembang dengan melibatkan lebih banyak rumah biliar di Kota Bekasi.
“Kami menargetkan Bekasi Pool League menjadi wadah yang lebih besar, dengan partisipasi seluruh rumah biliar di Bekasi, sehingga solidaritas dan standar prestasi biliar terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina POBSI Kota Bekasi, Sodikin, menegaskan bahwa Bekasi Pool League memiliki peran strategis dalam persiapan Kota Bekasi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
“Bekasi Pool League bukan sekadar turnamen rutin, melainkan jembatan penting untuk mengukur kesiapan atlet, mental bertanding, dan kematangan organisasi. Sebagai tuan rumah Porprov 2026, kita harus sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi, Arwani, yang mewakili Pemerintah Kota Bekasi. Menurutnya, keberlanjutan kompetisi seperti Bekasi Pool League sangat penting dalam pembinaan olahraga biliar di tingkat akar rumput.
“Liga ini menjadi sarana melihat sejauh mana pembinaan berjalan. Target kita bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi, dengan lahirnya atlet-atlet bermental juara yang mampu menyumbangkan medali emas bagi Kota Bekasi,” ujarnya.
Selain trofi dan uang pembinaan, para pemenang juga menerima piagam penghargaan serta sertifikat beasiswa perkuliahan di STT Bina Tunggal Bekasi sebagai bentuk dukungan terhadap masa depan atlet. Pada kategori individu, MVP Woman diraih Selena dari Pool Ball, sementara MVP Man disabet Oyyoy dari Ipool.
Dengan berakhirnya turnamen ini, Bekasi Pool League diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih besar, sekaligus memperkuat posisi Kota Bekasi sebagai salah satu kekuatan utama olahraga biliar di Jawa Barat.





