Menu

Mode Gelap

Nasional · 11 Apr 2022 01:43 WIB ·

Menaker Sebut THR 2022 Harus Dibayar Kontan


					Ilustrasi uang. /Unsplash Perbesar

Ilustrasi uang. /Unsplash

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para pemberi kerja memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun 2022 secara kontan kepada pekerja/buruh.

Hal itu ditegaskannya saat meluncurkan Pos Komando (Posko) THR 2022 melalui Surat Edaran (SE) Nomor M/1/HK.04/IV/2022 tanggal 6 April 2022 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2022 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“THR itu hak pekerja dan kewajiban pengusaha. Di tahun ini, karena situasi ekonomi sudah lebih baik, kami kembalikan besaran THR kepada aturan semula, yaitu satu bulan gaji bagi yang sudah bekerja minimal 12 bulan. Bagi yang kurang dari 12 bulan, ya dihitung secara proporsional. Tanpa dicicil, alias kontan,” ujar Menaker, dikutip dari laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Minggu 10 April 2022.

Menaker pun menegaskan bahwa THR bukan hanya hak para pekerja yang berstatus tetap tapi juga bagi pekerja lainnya.

“Pekerja kontrak, outsourcing, tenaga honorer, buruh harian lepas di kebun-kebun, supir bahkan pekerja rumah tangga alias PRT berhak atas THR. Jadi jangan disempitkan cakupan penerimanya,” tegasnya.

Ida menyampaikan, Posko THR yang disiapkan akan menangani pengaduan dan konsultasi, baik dari pekerja ataupun pengusaha. Ia pun meminta setiap pihak memanfaatkan posko ini.

“Pokoknya kalau cuma ingin tanya-tanya soal THR pun kami siap melayani,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini secara khusus Menaker meminta kepada perusahaan yang tumbuh positif dan profitnya bagus agar memberikan THR lebih dari satu bulan gaji kepada pekerjanya.

“Bagi perusahaan yang mampu, tolong, berbagilah lebih banyak. Berikan lebih dari gaji sebulan. Jika pun bukan dalam bentuk uang, minimal dalam bentuk sembako. Agar keluarga pekerja nanti bisa buka puasa dan berlebaran dengan hidangan yang lebih baik,” ujarnya.

Tak lupa Ida pun mengajak pemberi kerja untuk bersama-sama berupaya untuk meningkatkan daya beli para pekerja/buruh.

“Mari gotong rotong dengan pemerintah menaikkan daya beli pekerja,” tandasnya.***

Artikel ini telah dibaca 214 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KPK Ultimatum Hakim Agung Sudrajad

24 September 2022 - 04:32 WIB

202209230354 main.cropped 1663880101 1

Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Histeris Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

23 September 2022 - 13:58 WIB

091350400 1663836561 20220922 1524051

UU PDP, Menkominfo: Proses Pembahasan Panjang

21 September 2022 - 05:16 WIB

181B304A C9B2 47BC 94F4 61278377FB41

Zulkifli Hasan Bangga Produk Lokal Berhasil Tampil di London

13 September 2022 - 02:49 WIB

FE8209BA AB12 42D8 BEE8 CB1C2922C06B

Indonesia Darurat Kebocoran Data Permikomnas Buka Suara

5 September 2022 - 04:34 WIB

8D189580 A2C1 46C1 872B 6C94B0C65E53

Persiapan KTT G20 Sudah Hampir 100 Persen

31 Agustus 2022 - 04:44 WIB

F4872D3F E8D7 47E2 ACFA 5D37F495A345
Trending di Nasional