Menu

Mode Gelap

Kabar Parlemen · 11 Mar 2022 03:42 WIB ·

Jazilul Fawaid Menyatakan Wacana Penundaan Pemilu 2024 Bisa Dipandang Luas


					Anggota DPR RI Jazilul Fawaid usai Dialektika Demokrasi bertema ‘Wacana Penundaan Pemilu, Sikap DPR?’ di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2022). Foto: Oji/Man Perbesar

Anggota DPR RI Jazilul Fawaid usai Dialektika Demokrasi bertema ‘Wacana Penundaan Pemilu, Sikap DPR?’ di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2022). Foto: Oji/Man

Anggota DPR RI Jazilul Fawaid menyatakan bahwa wacana tentang penundaan Pemilu 2024 bisa dipandang secara luas. Dikatakannya, bagi mereka yang tidak suka berdebat maka akan berpendapat wacana tersebut sebaiknya ditutup saja. Menurutnya, di negara demokrasi, mengajukan suatu usul adalah sesuatu yang dibolehkan dan bukan merupakan barang yang haram.

 

Wakil Ketua MPR RI tersebut menjelaskan, apa yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar kepada publik terkait penundaan Pemilu sesungguhnya merupakan hasil tangkapan setelah melihat keadaan akibat Covid-19, termasuk masukan dari pengusaha.

 

“Konstitusi kita membuka ruang jika ada hal-hal yang tidak dibahas oleh konstitusi, maka kebijakan publik bisa dilakukan amandemen. Wacana penundaan pemilu ini awalnya dilontarkan oleh para elite. Bagi PKB ini adalah suatu bentuk pengkajian. Wacana ini pasti akan kita perdalam,” kata Jazilul dalam Dialektika Demokrasi bertema ‘Wacana Penundaan Pemilu, Sikap DPR?’ di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2022).

 

Wacana penundaan pemilu bagi PKB, lanjut Jazilul, adalah bagian dari cara dalam melihat konstitusi. “Kita (PKB) akan melakukan diskusi publik untuk menilai wacana ini secara ilmiah supaya (wacana penundaan pemilu) ini tidak dianggap sebagai barang haram. Kalaupun terjadi penundaan maka banyak hal yang akan didiskusikan,” tuturnya. Hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda (PDI-Perjuangan) dan Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini. (dep/sf/DPR)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Puan Maharani Tegaskan Vaksin Booster Harus Diakselerasikan

17 September 2022 - 04:00 WIB

2720EBC6 750A 4964 A69E 60DFCD898D8F

Puteri Komarudin mengimbau Agar Pendataan Perlinsos Optimal

13 September 2022 - 12:29 WIB

91B05D16 9B30 4201 836D ABC83DFC538E

7 Perwira Polri, Ahmad Sahroni: Sidang Kode Etik Dulu

3 September 2022 - 06:02 WIB

6E4EE960 6F58 45AB B490 D6BBB64CDED2

Baleg DPR RI Bahas Daftar Usulan Prolegnas

30 Agustus 2022 - 11:00 WIB

1E4D30C7 C0EE 4689 BFD7 A7D184CDDE6C

Komisi X DPR RI menerima Audiensi Para Guru

30 Agustus 2022 - 01:22 WIB

C88035B4 D6E5 4E52 8B9F B51148E74E12

Komisi II DPR RI Resmi Bentuk Panja RUU Provinsi Papua Barat Daya

30 Agustus 2022 - 01:17 WIB

426CE9AA 3069 4CCC BE85 026F8E87D7D0
Trending di Kabar Parlemen