Workshop Public Speaking oleh Priska Sahanaya dan AGATIS di SD Santo Yakobus

Pentingnya Public Speaking bagi Anak-Anak

Dalam masa perkembangan, anak-anak sering menunjukkan rasa ingin tahu yang besar dan meniru perilaku yang mereka lihat di sekitarnya. Pada fase ini, peran orang dewasa sangat penting sebagai teladan yang baik, mengajarkan keterampilan baru, serta membimbing dan mengarahkan perkembangan mereka. Salah satu keterampilan yang sangat penting untuk diajarkan adalah public speaking. Kemampuan ini membantu anak-anak berbicara dengan percaya diri dan terstruktur di depan umum. Public speaking bertujuan untuk menyampaikan pesan kepada audiens dengan cara yang menarik dan persuasif. Anak-anak perlu memahami manfaat dari keterampilan ini agar mereka lebih termotivasi untuk belajar dan berlatih, sehingga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Inisiatif dari Coach Priska Sahanaya

Sebagai praktisi public speaking, Coach Priska Sahanaya sangat memahami pentingnya mengajarkan keterampilan ini kepada anak-anak usia sekolah. Tujuannya adalah membantu membentuk karakter anak-anak agar lebih percaya diri dan memahami pentingnya memiliki kemampuan public speaking yang baik. Coach Priska telah memulai program workshop public speaking yang telah diikuti oleh ratusan ribu peserta. Kini, dia melanjutkan misinya dengan mengadakan pelatihan public speaking di 1000 sekolah di Jakarta, termasuk SD, SMP, SMA, dan SMK.

Pada 17 Juni 2024, Coach Priska Sahanaya mengadakan workshop di SD Santo Yakobus. Acara ini juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai yang diselenggarakan bersama Agatis, di mana siswa-siswi menggunakan pensil warna Agatis Prime yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Agatis juga memberikan hadiah kepada siswa-siswi yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan workshop.

Respon Positif dari Guru dan Siswa

Dalam workshop tersebut, Coach Priska Sahanaya membawakan tema “4 Teknik Presentasi” dengan memberikan tips dan trik yang dapat diaplikasikan oleh murid agar presentasi mereka menarik, informatif, dan inspiratif. Materi disampaikan dengan metode interaktif, di mana murid diajak berkompetisi dalam sesi tanya jawab dan berani tampil di depan kelas untuk mempraktikkan kemampuan public speaking mereka. Setiap murid yang berpartisipasi mendapatkan poin, dan murid dengan poin terbanyak di akhir acara mendapatkan medali penghargaan dari Coach Priska Sahanaya. Kompetisi ini berhasil meningkatkan antusiasme seluruh murid untuk berlomba-lomba menunjukkan kemampuan public speaking mereka.

Guru-guru di SD Santo Yakobus sangat mengapresiasi metode pengajaran Coach Priska Sahanaya yang interaktif dan mampu mengajak semua murid untuk berani berpartisipasi. Metode ini membuat materi lebih mudah dipahami karena siswa dapat bertanya dan langsung mempraktikkan materi di depan kelas. Para guru berharap acara bermanfaat seperti ini bisa sering diadakan untuk menginspirasi murid mengasah kemampuan public speaking mereka.

Testimoni Murid

Acara workshop mendapatkan kesan positif dari para murid sebagai workshop yang menyenangkan dan seru untuk diikuti. Salah satunya, Kaitlyn, murid kelas 6, berbagi pendapatnya, “Hari ini kegiatan sangat menarik karena tentunya Kak Priska Sahanaya yang membawakannya. Tak hanya itu, kita tidak cuma mempelajari public speaking, ada juga games untuk meningkatkan semangat. Menurut saya, manfaatnya sangat banyak. Pertama, kami bisa lebih berani untuk melakukan public speaking. Kedua, kita juga mengetahui komponen, teknik, dan cara-cara untuk melakukan public speaking. Menurut saya, Kak Priska Sahanaya itu sangat menyenangkan, dan juga asyik, tidak kaku atau tegang dan juga tentunya sangat cantik,” jelas Kaitlyn.

Harapan dan Pesan Coach Priska Sahanaya

Coach Priska Sahanaya berharap workshop public speaking di SD Santo Yakobus dapat menarik minat murid untuk terus melatih kepercayaan diri mereka dan mendorong mereka untuk berani bereksplorasi dalam mengekspresikan diri. Coach Priska juga mengingatkan para murid dan guru untuk selalu menciptakan lingkungan belajar yang suportif, sehingga dalam masa perkembangan diri, murid mendapatkan dukungan positif untuk mengembangkan minat dan bakat mereka demi masa depan yang cerah.

 

Tutup