Atlet Muaythai Putra Asal Kota Bekasi Kembali menyumbangkan Medali Emas

Sandi Moleong genapi target 2 medali emas Muaythai Jabar usai menumbangkan lawannya Jhevan Tawaluyan di kelas 75 Kilogram. Foto: Koni Kota Bekasi.

PAPUA–Setelah Nur Saadah, atlet Muaythai putra asal Kota Bekasi kembali menyumbangkan medali emas bagi Jawa Barat (Jabar). Sandy Moleong tuntas memutus harapan atlet Sulawesi Utara (Sulut) , Jhevan Tawaluyan di kelas 75 Kilogram.

Dengan emas tersebut Sandy yang di semi final mengalahkan Sandy Hidayat dari Provinsi Banten ini menggenapi target medali Muaythai Jabar yakni, 2 medali emas. Sebaliknya kekalahan Jhevan justru mengandaskan target Sulut pada emas ketiganya.

Pelatih Muaythai Jabar, Fathan mengaku bersyukur karena target terpenuhi meski sebenarnya peluang melebihi target sudah di depan mata. “Kita meloloskan lima atlet di final. Apalagi kalau Adisty bisa mengalahkan Susanti dari NTT,” katanya Minggu (3/10) malam.

Pertandingan antara Sandy dan Jhevan yang dilangsungkan di GOR STT Gidi Sentani Papua ini sendiri berlangsung ketat. Keduanya sengit bertukar pukulan.

Bedanya, Sandy bermain terlihat tanpa rasa takut. Nyaris atlet binaan asli Kota Bekasi ini jarang mundur. Ia terus merangsek lawannya seolah tak mau memberi ampun.

Hasil ini membuat Muaythai Jabar memeroleh 2 medali emas dan 3 medali perak. Perak disumbangkan oleh Topan Novian, Rian Rinaldy dan Adisty Gracelia Lolaroh. (Koni Kota Bekasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup