Presma UIN Banten Soroti HUT Ke-21 Banten dari Korupsi Hingga Pengembangan SDM Rakyat Banten

Presma UIN Banten, Faiz Naufal Alfarisi

SERANG – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 Provinsi Banten, Presiden Mahasiswa (Presma) UIN SMH Banten, menyoroti kasus korupsi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) rakyat Banten.

Presma UIN Banten, Faiz Naufal Alfarisi menyampaikan bahwa dalam peringatan HUT Ke-21 Provinsi Banten ini sama-sama diketahui bahwa usia 21 bukanlah waktu yang sebentar dalam membangun suatu daerah, namun bukan waktu yang lama pula dalam mengevaluasi setiap permasalahan yang hadir di provinsi Banten.

“Kita ketahui bersama, semakin tua umur provinsi Banten justru semakin banyak problematika yang hadir, terlebih kasus tindak pidana korupsi yang kian hari justru semakin bertambah,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (5/10/2021).

Lanjut Faiz, diketahui bersama bahwa pada Oktober tahun 2020 lalu tercatat 24 kasus tindak pidana korupsi di Provinsi Banten, dan pada tahun 2021 justru bertambah lagi dengan berbagai kasus, mulai dari pengadaan lahan SMK, Pengadaan lahan Samsat Lebak, Penggelembungan harga Masker, hingga kasus dana hibah pon-pes.

“Semakin bertambahnya usia seharusnya menjadikan kita banyak pelajaran dan banyak mengevaluasi segala aspek permasalahan yang pernah hadir, namun pemprov justru malah lebih sering kecolongan dan lengah, terlihat dengan meningkatnya kasus tindak pidana korupsi, meningkatnya angka pengangguran dan angka kemiskinan yang kian menjadi. Ini menjadi permasalahan bagi kita bersama selaku rakyat Banten, namun kepada siapa kami mengadu kalau bukan kepada pemangku kebijakan, dalam hal ini pemerintah daerah,” ujarnya

Dari banyaknya permasalahan yang hadir di Provinsi Banten, kata Presma UIN Banten, rakyat Banten juga harus berbangga hati karena dalam peringatan HUT Banten ke-21 ini, dari peliknya problem daerah, ternyata masih banyak juga yang bisa terus kita banggakan dari provinsi ini. Mulai dari masuknya desa di Pandeglang sebagai salah satu nominasi daerah terbaik di Indonesia, hingga prestasi rakyat Banten di kancah nasional dalam pagelaran PON di Papua 2021.

“Jangan sampai terlupakan juga bahwa banyak hal lain yang harus sama-sama kita junjung tinggi untuk nama baik Provinsi Banten, dan lagi-lagi ini kembali menjadi PR bagi pemprov agar kedepan kualitas dari SDM rakyat Banten bisa lebih baik kembali, dan ini harus tercipta dengan peningkatan kualitas fasilitas daerah dan sarana prasarana yang memadai,” pungkasnya.

Laporan: Hilal H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup