DPRD Jangan Coba-coba Tipu Rakyat Bekasi, BRIGEZ Kabupaten Bekasi Siap Melawan

Foto: Ketua BRIGEZ Kabupaten Bekasi.

BEKASI – Masyarakat Bekasi mungkin tidak akan pernah lupa tentang momen 18 Maret 2020, dimana momentum Pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 yang mana dilaksanakan tepat pada tanggal 18 Maret 2020.

Saat itu Akhmad Marjuki terpilih dengan perolehan 40 suara anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Sementara saingannya, Tuty Nurcholifah Yasin, tidak mendapat suara sama sekali.

“Momentum pada tanggal 18 Maret masyarakat Bekasi tidak akan pernah bisa melupakan, yang mana momen berharga itu telah menyentuh hati masyarakat, karna sekarang masyarakat sudah paham permainan politik yang di buat oleh kaum Elite Politik, Sejak awal kami melihat terkesan memaksakan kehendak atas pemilihan wakil bupati”ucapnya Dede khoer Effendi, yang akrab disapa Ozoz selaku Ketua DPW BRIGEZ Kabupaten Bekasi. Jum’at, (24/09/2021).

Ozoz juga menjelaskan, bahwasan nya pemilihan Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022, dinilai cacat hukum dan sangat memaksakan.

“Ya kan hari ini masyarakat sudah paham tentang politik, maka dari itu para elite politik jangan coba- coba membodohi masyarakat, saya sudah mendapat info bahwa Ahmad Marzuki akan dilantik dengan dasar usulan DPRD bernomer surat 170/117-DPRD/2021 pada tanggal 13 september 2021, Menurut saya ini sangat Fatal akan memicu percikan baru di lapisan masyarakat karna biar bagaimanapun jabatan Wakil Bupati sudah kurang dari 18 Bulan”bebernya.

Bahkan kata Ozoz, Ormas BRIGEZ Kab.Bekasi bagian dari sosial kontrol dan punya kewajiban penuh memberikan kontribusi terhadap pemerintah kab bekasi, kalo memang pelantikan Wakil Bupati Tersebut murni dalam tahap seleksi nya sampai dengan tahap akhir maka pihak DPRD seharusnya transparan terhadap masyarakat.

“Masa Wakil Bupati mau dilantik, belum ada surat terbuka untuk masyarakat kan aneh? terkesan tertutup dan Jika Wakil Bupati Benar Dilantik maka kami keluarga Besar BRIGEZ akan membuat gelombang aksi reformasi Besar-besaran bersama elemen masyarakat, jadi saya mengingatkan jangan coba-coba menipu masyarakat”tutupnya.

Editor: Ardi Priana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup