Penggemar Taylor Swift Tambahkan ‘Swift Quake’ Edinburgh ke Seattle, Los Angeles

Penggemar Taylor Swift kembali mengguncangnya!

Menurut Survei Geologi Inggris (BGS)pembacaan gempa terdeteksi hingga 6 km (sekitar 4 mil) dari pertunjukan Swift di Stadion Murrayfield di Skotlandia selagi akhir pekan.

Bintang pop, 34, yang sementara waktu sedang mematuhi Eras Excursion di Eropa, memberhentikan tiga pertunjukan di Edinburgh pada hari Jumat, 7 Juni, Sabtu, 8 Juni, dan Minggu, 9 Juni, yang semuanya menghasilkan “aktivitas seismik”.

“Masing-masing dari tiga malam tersebut mematuhi pola seismografi yang serupa, dengan ‘…Siap Untuk Ini?’ ‘Musim Panas yang Kejam’ dan ‘Masalah Sampanye’ mengakibatkan aktivitas seismik paling signifikan setiap malam,” kata BGS dalam sebuah pernyataan.

Taylor Swift tampil di Stadion Murrayfield.
Gareth Cattermole/TAS24/Getty 

Digambarkan oleh para ilmuwan sebagai “guncangan tanah”, pertunjukan Jumat malam Swift menyebabkan aktivitas seismik terbesar dengan rekaman pergerakan 23,4 nanometer (nm). Disusul oleh 22,8 nm pada hari Sabtu dan 23,3 nm pada hari Minggu.

Menurut BGS, aktivitas seismik terutama disebabkan oleh penonton konser yang “menari mematuhi irama musik dan mencapai puncaknya pada 160 denyut according to menit (bpm) selagi ‘…Able For It?’, di mana penonton memancarkan kekuatan sekitar 80 kW. daya (setara dengan sekitar 10 hingga 16 aki mobil).”

Taylor Swift tampil di Stadion Murrayfield.
Gareth Cattermole/TAS24/Getty 

Hal ini menyusul laporan “Gempa Cepat” pada tanggal 22 dan 23 Juli 2023 di Lapangan Lumen Seattle.

Menurut mahir seismologi Jackie Caplan-Auerbach, gerakan tarian Swifties menyebabkan aktivitas seismik “setara dengan gempa berkekuatan 2,3 skala Richter”. CNN melaporkan pada ketika itu.

“Saya mengambil knowledge dari kedua malam konser tersebut dan secepatnya menyadari bahwa pola sinyalnya jelas sama,” tambah profesor geologi Western Washington College. “Jika saya menumpuknya di atas satu sama lain, keduanya hampir identik.”

“Swift Quake” lebih lanjut juga terdeteksi oleh para peneliti di Caltech dan UCLA setelah konser penyanyi tersebut di SoFi Stadium pada Agustus 2023.

Berdasarkan Los Angeles Timespara peneliti memakai sensor gerak untuk mempelajari malam kelima dari enam malam lari Swift saat 70.000 Swifties melompat dan menari mematuhi lagu tersebut.

Knowledge mengungkapkan “Shake It Off” menghasilkan magnitudo lokal tertinggi adalah 0,851, disusul “Love Tale”.

Para ilmuwan juga bisa membandingkan skala “Swift Quake” dengan membandingkannya dengan “gemetar konser” dari pertunjukan SoFi Stadium yang dibawakan oleh Beyoncé, Metallica, dan Morgan Wallen.


Sumber: people-com

Tutup