Aliansi Buruh Bekasi Melawan Pastikan Siap Kawal Karyawan PT Hung-A di Cikarang

PT. Hung-A Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang berada di Kawasan Industri Hyundai, Cikarang. FOTO: Ilustrasi

Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) memastikan melakukan pendampingan kepada ribuan pekerja PT Hung-A yang terkena proses pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan pabrik imbas penutupan pabrik.

Serikat pekerja ingin pekerja yang terkena PHK mendapatkan hak-hak sebagai para pekerja secara adil sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

“Teman-teman serikat pekerja saat ini lagi melakukan upaya perundingan mengenai hak hak para pekerja,” kata Koordinator Buruh Bekasi Melawan, Sarino.

Karyawan yang terkena PHK sesuai peraturan  Undang-Undang Cipta Kerja berhak mendapatkan hak seperti pesangon, upah penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak.

“Pesangon dan hak-hak lainnya yang di atur dalam Undang-Undang. Itu yang akan kami lakukan perundingan,agar hak teman-teman terpenuhi,” tuturnya.

Karyawan yang terkena PHK sesuai peraturan  Undang-Undang Cipta Kerja berhak mendapatkan hak seperti pesangon, upah penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak.

“Pesangon dan hak-hak lainnya yang di atur dalam Undang-Undang. Itu yang akan kami lakukan perundingan,agar hak teman-teman terpenuhi,”tuturnya.

“Alasan tutupnya perusahaan karena akan pindah ke Vietnam. Kenapa pindah ke Vietnam alasan dari pihak pengusaha disebabkan produk dari PT Hung-A kalah bersaing dengan hasil produk PT Hankook Trie Indonesia,” pungkasnya. (KBE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup