Debat Ketiga Pilpres, Prabowo Menduga Ada Pihak Asal Bicara Tanpa Data Perihal Pertahanan

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (sumber: TKN Prabowo-Gibran)

terkenal.co.id – Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto menduga terdapat pihak yang asal bicara tanpa data perihal bidang pertahanan negara.

Hal itu dinilai Prabowo Subianto karena adanya sebuah dorongan atau ambisi yang menggebu-gebu.

“Mungkin ada yang asal bicara tanpa data, ya, kan. Mungkin didorong oleh ambisi menggebu-gebu, sehingga tidak objektif,” ujarnya pada sesi debat ketiga KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam, 8 Januari 2024.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyampaikan hal tersebut pada sesi pemaparan visi-misi calon presiden yang mana dirinya mendapat giliran berbicara tepat sesudah calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan.

Adapun Anies Baswedan sendiri, dalam kesempatan tersebut menjabarkan visi-misi, menyebut bahwa situs Kementerian Pertahanan era Menteri Pertahanan Prabowo pernah diretas pada 2023,

Maka dari itu, Anies Baswedan menyebut jika kondisi tersebut sangat memprihatinkan untuk menggambarkan kondisi pertahanan Indonesia saat ini.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan jika kondisi pertahanan siber menjadi salah satu masalah yang harus diantisipasi Indonesia pada saat ini.

Oleh karena itu, Anies turut mengkritik Kementerian Pertahanan yang seharusnya menjadi garda terdepan untuk menahan serangan siber, justru pernah kebobolan oleh para peretas.

“Lebih jauh lagi, ironisnya, Kementerian Pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker (peretas) pada 2023,” tandasnya.

Kemudian, pada sesi Prabowo berbicara, ia mengaku berpegang kepada strategi nasional yang seluruhnya dilakukan atas dasar kepentingan bangsa dan rakyat.

Prabowo juga mengaku dengan yakin bahwa pertahanan merupakan kunci untuk menjadi negara yang dihormati.

“Saya sebagai Menteri Pertahanan berpegang kepada doktrin, kepada strategi nasional dan semuanya adalah atas dasar kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia. Dan saya mampu mempertanggungjawabkan dan saya berkeyakinan hanya dengan pertahanan kuat, kita akan dihormati, kita akan menjaga kepentingan nasional kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa kekuatan nasional harus memiliki kekuatan militer. Tanpa kekuatan militer, kata dia, negara akan dilindas.

Tanpa kekuatan militer sejarah peradaban manusia mengajarkan bahwa bangsa akan dilindas seperti di Gaza sekarang ini. Akan diambil kekayaannya akan diusir dari Tanah Airnya.

Untuk itu, ia menekankan bahwa negara harus kuat. “Tidak bisa tidak, kita harus kuat, kita harus kuat,” imbuhnya.

Debat Ketiga Pilpres 2024 yang diikuti oleh para capres untuk kedua kalinya ini mengangkat tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.

Debat capres tersebut dipandu oleh dua moderator, yakni Anisha Dasuki dan Aryo Ardi.

Sementara itu, terdapat 11 orang panelis sebagai tim penyusun pertanyaan untuk ketiga capres peserta Pilpres 2024.

Untuk diketahui sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Ketiga pasangan capres cawapres yakni terdiri dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.(*)

Editor: Mishbahul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup