Israel Dinilai Langgar HAM, Alumni HMI di Eropa Raya Desak PBB Bersikap Tegas!

Warga Gaza Usai Mendapat Serangan Mematikan Israel di Sekolah PBB Tempat Bernaung (foto: ANTARA)

terkenal.co.id – Belum lam ini Organisasi Korps Alumni HMI (KAHMI) di Eropa Raya menyatakan pihaknya mengutuk keras terhadap Israel yang terus melakukan serangan udara di sejumlah objek penting di Gaza, Palestina.

“Situasi di Gaza semakin mengkhawatirkan. Serangan udara Israel sudah diluar nalar sehat sampai menargetkan rumah sakit, kamp pengungsian, dan bahkan membunuh anak-anak,” tegas Ketua KAHMI Eropa Raya Choirul Anam yang diunggah Medcom.id dikutip terkenalcoid pada 14 November 2023.

“Ini benar-benar pembantaian yang nyata” kesalnya Choirul terhadap Israel.

Lebih lanjut, ia menyebut anak-anak dan warga sipil harus dilihat sebagai orang yang terjebak konflik, bukan orang yang terlibat konflik.

“Dalam perang, militer lawan militer. Bukan militer lawan anak-anak. Dan ada aturan perang yang tetap harus dipenuhi dan tidak boleh dilanggar” ungkap dia.

Tak hanya itu, ia pun mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap anak-anak dan warga sipil yang terjebak dalam konflik tersebut.

Kendati demikian, pihaknya mengecam keras tindakan membabi-buta serangan udara Israel yang menargetkan lokasi kamp pengungsian dan rumah sakit, termasuk RS Indonesia (Gaza).

“KAHMI Eropa Raya mengutuk keras serangan udara Israel yang menargetkan objek penting termasuk warga sipil, anak-anak, rumah sakit, tenaga medis, dan kamp pengungsian,” tegasnya.

Menurut Anam, informasi yang dihimpun KAHMI Eropa Raya, pihaknya menerima laporan sementara sekitar total 195 orang tewas dan 777 orang lainnya terluka akibat dua gempuran udara Israel ke kamp Jabalia. Sekitar 120 orang masih hilang dan diyakini masih berada di bawah reruntuhan bangunan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas ketegasan Pemerintah Indonesia melalui Menlu di forum PBB. Kami juga mendesak PBB bersikap tegas terhadap arogansi militer Israel dan menghentikan peperangan yang melanggar HAM,” tutup Anam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup