Pasukan Israel Ungkap Keinginan Mengepung Terowongan Hamas Usai Berhasil Duduki Kota Gaza

Kondisi Gaza Terkini Terus Digempur Israel (sumber: Antaranews/Reuters)

terkenal.co.id – Pasukan Israel secara lantang mengungkapkan keinginan untuk mengepung terowongan Hamas.

Hal tersebut diungkapkan pasukan Israel usai berhasil menduduki kota Gaza.

Adapun misi pasukan Israel di jalur Gaza ini diketahui untuk menemukan serta menghilangkan jaringan terowongan besar militan Hamas.

Usut punya usut, serangan Israel yang telah menewaskan ribuan warga Palestina menjadi motif keinginan pasukannya untuk mengepung wilayah terowongan Hamas.

Untuk diketahui bersama, semenjak kelompok bersenjata Hamas menewaskan sekitar 1.400 orang serta menyandera sekitar 240 orang dalam serangan senjata lintas batas yang dilakukan pada 7 Oktober 2023 membuat Israel melakukan gempuran udara di wilayah Gaza.

Tak hanya gempuran udara, Israel juga menggunakan pasukan darat untuk membagi wilayah pesisir itu menjadi dua.

Diketahui saat ini Israel telah mengepung benteng utama Hamas dan Gaza yang merupakan kota terbesar di wilayah konflik tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi terkenal.co.id dari Reuters, saat ini pasukan Israel telah maju ke dalam kota.

Sementara itu,  Hamas menyebutkan para pasukan israel telah menimbulkan kerugian besar.

Kepala juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengungkapkan bahwa korps teknik tempur Israel menggunakan alat peledak untuk menghancurkan jaringan yang dibangun oleh Hamas.

Menteri Pertahanan, Yoav Gallant, mengatakan Israel mempunyai target di Gaza yaitu infrastruktur, komandan, bunker, ruang komunikasi milik Hamas.

Menurut dua sumber Hamas dan kelompok militan Jihad Islam yang dikonfirmasi terpisah, Tank-tank Israel menghadapi perlawanan sengit dari kelompok Hamas yang menggunakan jaringan terowongan untuk melancarkan penyerangan.

Hal tersebut menjadikan pasukan Israel telah menyuarakan kekhawatirannya, bahwa operasi militer dapat semakin membahayakan para sandera, yang diyakini sedang ditahan di terowongan.

Israel mengatakan bahwa mereka tidak akan menyetujui gencatan senjata sampai para sandera dibebaskan dan Hamas mengungkapkan mereka tidak akan diam ketika Gaza diserang.

“Saya menantang (Israel) apakah hingga saat ini mereka mampu mencatat pencapaian militer apa pun di lapangan selain membunuh warga sipil,” terang pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, dilasnir melalui Reuters kepada televisi Al Jazeera.(*)

Sumber : Reuters

Editor: Mishbahul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup