Waduh! Media AS Melaporkan 2.000 Tentara Bakal Siapkan Dukung Israel

waktu baca 2 menit
Menteri Pertahanan Lloyd Austin FOTO: (POLITICO)

terkenal.co.id – Media AS melaporkan, Menteri Pertahanan Lloyd Austin telah memerintahkan sebanyak 2.000 tentara untuk dikerahkan mendukung Israel.

The Wall Street Journal melaporkan, tugas dari 2.000 tentara AS yang dipilih pada akhir pekan ini untuk memberi dukungan medis dan nasihat kepada pihak Israel.

Pasukan ini ditarik dari seluruh angkatan bersenjata AS, dan saat ini sudah berada di Timur Tengah dan di wilayah Eropa. Namun para pejabat pertahanan AS belum mengatakan dari unit mana tentara yang dipilih atau lokasi mereka akan dikerahkan.

The Journal menuliskan bahwa pasukan tersebut tidak akan bertugas di medan tempur, dan tidak ada pasukan infanteri yang dikerahkan.

script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-7087156125112803" crossorigin="anonymous">

Fox News melaporkan pada Senin, bahwa Lloyd Austin telah memberikan perintah siap untuk dikerahkan kepada sejumlah pasukan Amerika terpilih.

Wakil Sekretaris Pers Kementerian Pertahanan Sabrina Singh menolak untuk mengonfirmasi laporan tersebut kepada awak media pada Senin (16/10/2023).

“Saya tidak punya lebih banyak hal untuk diberikan saat ini. Saya mungkin bisa memberi Anda lebih banyak detail nanti,” katanya di Pentagon.

Perang Israel dengan Hamas, kelompok militan Palestina yang menguasai Jalur Gaza, telah merenggut lebih dari 4.000 nyawa dan terus bertambah di kedua sisi setelah serangan mendadak terhadap Israel pada 7 Oktober.

AS terus menyatakan dukungannya kepada Israel setelah negara itu diserang, dan Pentagon pada akhir pekan mengumumkan pihaknya mengirimkan kapal induk kedua ke Mediterania Timur. Kapal-kapal ini akan bertindak sebagai pencegah di tengah kekhawatiran adanya pihak luar yang akan terlibat dalam perang Israel-Hamas.

Washington juga telah mengirimkan amunisi dan pencegat untuk sistem pertahanan Iron Dome Israel dan memindahkan jet tempur ke wilayah tersebut. Keputusan Pentagon untuk menempatkan pasukan dalam keadaan siaga menandakan adanya lapisan dukungan baru bagi pasukan Israel.

Namun para pejabat pertahanan bersikeras bahwa Pentagon tidak berniat menempatkan pasukan AS di lapangan. AS akan membantu para pejabat Israel dengan intelijen dan perencanaan untuk setiap operasi potensial penyelamatan sandera dari Hamas.

Sumber: Beritasatu.com

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Advertisement
Advertisement
%d blogger menyukai ini: