Berhasil Ditangkap, Siswa Pelaku Pembacokan Guru di Demak Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Ilustrasi pembunuhan FOTO: Ilustrasi/Freepik.

terkenal.co.id –  Polisi berhasil menangkap pelaku pembacokan guru di Demak. Diketahui, pelaku adalah murid dari guru Madrasah Aliyah (MA) di Pilangwetan, Kecamatan. Kebonagung, Demak, Jawa Tengah.

Pelaku berinisial MAR (17) tega membacok gurunya, Ali Fatkur Rohman hingga bersimbah darah. Beruntung, korban masih bisa diselamatkan dan segera dibawa ke rumah sakit. Pelaku yang sempat kabur akhirnya ditangkap polisi.

“Kami melakukan penyelidikan dan alhamdulillah tidak lebih dari 12 jam pelaku ditangkap di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug, Grobogan, kebetulan di rumah kosong sekitat pukul 23.30 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi, Selasa (26/9/23).

AKP Winardi mengatakan, pembacokan itu terjadi akibat kekecewaan pelaku yang dilarang untuk mengikuti ujian tengah semester.

“Kejadian ini berawal pada hari Sabtu (23/9), terkait dengan siswa yang mana dalam hal ini siswa tersebut tidak bisa mengerjakan soal terkait dengan tugas yang diberikan oleh guru,” ungkap Winardi.

Lalu, masih kata Winardi, pada Senin (25/9), pelaku tetap masuk ke sekolah seperti biasa. Namun, dia ternyata tetap tidak bisa ikut ujian. Akibatnya, pelaku pulang ke rumah untuk mengambil sabit.

“sampai di sekolah si pelaku masuk ke ruangan kelas menemui si korban. Pada saat ketemu korban tidak basi-basi apapun, hanya mengucapkan salam masuk ke ruang kelas, langsung melakukan penganiayaan terhadap korban,” jelas Winardi.

“Korban penganiayaan dengan cara dibacok sehingga kena di leher belakang dan lengan kiri,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh pihak kepolisian, MAR bersekolah sambal membantu keluarganya menjadi nafkah. Remaja laki-laki tersebut berjualan nasi goreng.

“Memang si pelaku dalam kesehariannya membantu keluarga untuk jualan nasi goreng,” ungkap AKP Winardi.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Sosial dalam memperlakukan pelaku tindak pidana anak di bawah umur. MAR (17) murid yang membacok gurunya di Demak, Jawa Tengah diancam hukuman penjara selama 12 tahun.

“Pasal yang kita sangkakan adalah pasal 35 ayat 1, primair, subsider pasal 354 ayat 1, begitu juga pasal 353 ayat 2, dengan ancaman selama-lamanya pidana 12 tahun,” terang AKP Winardi.

Editor: Wilujeng Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup