Ribuan Warga Binaan Lapas Kelas IIA Cikarang Dapatkan Remisi di Hari Kemerdekaan Indonesia
terkenal.co.id – Warga binaan Lapas Kelas II A Cikarang mendapatkan Remisi Umum (RU) atau pengurangan masa tahanan di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke-78.
Terdapat ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Cikarang mendapat pengurangan masa tahanan dalam momentum peringatan HUT RI Ke-78.
Terdapat sebanyak 1.268 warga binaan permasyarakatan di Lapas Kelas IIA Cikarang yang menerima pengurangan masa tahanan.
Adapun pengurangan masa tahanan ini didapatkan warga binaan Lapas Kelas IIA Cikarang tercatat mulai hari Kamis 17 Agustus 2023 bertepatan dengan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-78.

Remisi ini diberikan kepada warga binaan atas dasar Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Tahun 2023 tentang Pemberian Remisi Umum Tahun 2023.
Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang Veri Johannes mengkonfirmasi bahwa terdapat 1.268 WBP Lapas Cikarang menerima resmi umum.
Adapun rincian remisi yang diberikan kepada WBP ini terdiri dari dua kategori, yakni remisi umum satu dan remisi umum dua.
“Total 1.268 WBP Lapas Cikarang dengan rincian 1.224 warga binaan menerima remisi umum satu dan 44 warga binaan mendapat remisi umum dua,” terangnya, pada Kamis, 17 Agustus 2023.
Veri menerangkan bahwa terdapat warga binaan yang dinyatakan langsung bebas per tanggal 17 Agustus 2023 ini.
Terdapat 44 warga binaan penerima remisi umum dua, 24 warga di antaranya dinyatakan langsung bebas hari ini setelah dipotong masa tahanan sedangkan 20 warga lain masih harus menjalani hukuman subsidair.
Kendati demikian, Veri menyatakan bahwa remisi umum itu diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan usai menjalani masa pidana paling sedikit enam bulan dengan berkelakuan baik, serta aktif mengikuti program pembinaan.
Veri menilai bahwa keaktifan para warga binaan dalam mengikuti program pembinaan ditandai dengan predikat ‘Baik’ pada laporan perkembangan pembinaan melalui metode Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN).
Para warga binaan dapat dinyatakan baik atas dasar penilaian yang dilakukan oleh wali pemasyarakatan secara berkala.
Veri mengungkapkan bahwa pemberian remisi ini merupakan apresiasi pemerintahan terhadap narapidana yang telah berperilaku baik selama menjalani masa tahanan.
“Remisi ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan sikap dan perilaku yang baik selama menjalani masa pidana,” tandasnya.
Ia berharap bahwa pemberian remisi ini nantinya dapat menjadi motivasi bagi narapidana untuk terus berprestasi dan menjadi anggota masyarakat yang baik setelah bebas.
“Kami berharap narapidana yang dinyatakan langsung bebas hari ini menjadi anggota masyarakat yang baik, berbakti kepada keluarga, masyarakat, dan Negara,” imbuhnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah program padat karya untuk mengakomodasi warga binaan yang dinyatakan bebas hari ini.
“Mereka sudah dibekali keterampilan melalui pelatihan bersertifikat dan kami juga menyiapkan sejumlah opsi seperti usaha UMKM melalui program Kredit Mesra, pinjaman bunga nol persen dari Bank BJB, kemudian kita koneksikan dengan toko daring kita yakni Bebeli (Bekasi Berani Beli),” ujarnya.
Dani Ramdan turut memberikan penjelasan kepada alumni Lapas Kelas IIA Cikarang supaya kedepannya harus mampu melanjutkan hidup dengan memenuhi kaidah-kaidah sosial dan hukum, serta beradaptasi di tengah masyarakat melalui perubahan sikap yang positif.
“Jadilah insan yang taat hukum, berbudi mulia dan luhur, serta mampu meningkatkan keimanan juga berguna bagi nusa dan bangsa,” imbuhnya.(*)
Editor : Mishbahul Anam