Kerjasama dengan Aplikasi Pinjol, Mahasiswa Baru UIN Surakarta Diminta Registrasi

Ilustrasi pinjol

terkenal.co.id –Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini lantaran mahasiswa baru (maba) UIN Surakarta mengaku diminta mendaftar pinjaman online (pinjol) saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023.

Kabar tersebut mencuat melalui video di Tiktok denganakun @panjiparya. Dalam video tersebut dijelaskan para maba diminta untuk registrasi di aplikasi pinjol yang digandeng Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Surakarta sebagai sponsorship, salah satunya Akulaku.

Menanggapi hal ini, Rektor UIN Surakarta, Prof Mudhofir turut memberikan penjelasan. Ia menjelaskan bahwa pihak kampus sama sekali tidak tahu-menahu tentang kasus ini.

“Ini perlu dilurskan ya, kampus tidak tahu-menahu. Ini kegiatan mahasiswa yang tidak dilaporkan,” jelas Mudhofir.

Ia mengatakan akan mempelajari dahulu terkait kegiatan tersebut dan jika ditemukan ada pelanggaran makan akan ada tindakan lebih tegas.

“Nanti akan ada Dewan Kode Etik, termasuk terkait mencari sponsorshipitu,” ucapnya.

“Mestinya tidak ada paksaan. Tapi kan ini mahasiswa bertindak sendiri. Makanya akan kami selidiki apakah ada yang dirugikan. Nanti Dewan Kode Etik yang akan menegakkan.” Imbuhnya.

Namun demikian, Mudhofir belum mau menjelaskan terkait sanksi yang nantinya akan diberikan kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Sementara itu, Ketua Umum DEMA UIN Raden Mas Said Surakarta, Ayuk Latifah mengatakan bahwa keja sama tersebut dilakukan untuk memberikan edukasi pada mahasiswa baru terkait literasi keuangan.

Di samping itu, Ayuk juga menjelaskan bahwa mahasiswa baru sebenarnya tidak diwajibkan untuk melakukan registrasi pada aplikasi pinjol tersebut.

“Yang jelas kami hanya mengedukasi, bukan menginstruksikan ke maba untuk melakukan pinjol,” terang Ayuk.

“Jadi sifatnya edukasi, bahwa lembaga ini resmi oleh OJK dan Undang-Undang. Berkaca saat ini banyak mahasiswa yang terjerat pinjol,” pungkasnya.

Editor: Wilujeng Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup