Cuaca Panas Ekstrem di Kosel, Jambore Pramuka Dunia Terancam Batal

Ilsutrasi di Korsel.

terkenal.co.id – Akibat kondisi cuaca panas ekstrem, Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Korea Selatan (Korasel) yang akan dilaksanakan 1 Agustus sampai 12 Agustus 2023 terancam batal.

Hal ini lantaran kontingen dari sejumlah negara menarik diri akibat cuaca panas ekstrem tersebut. Penarikan kontingen Amerika Serikat, Inggris dan Singapura menjadi pukulan bagi penyelenggara dan pemerintah Korsel.

Singapore Scout Association mengatakan mereka akan dipindahkan dari lokasi jambore. Pasalnya suhu di Saemangeum yang berdekatan dengan Buan, lokasi Jambore berlangsung, mencapai 34 derajat Celcius.

Pertama-tama kontingen akan dipindahan ke Pusat Pendidikan Daejeon terlebih dahulu, sebelum bergabung dengan pramuka Inggris di Seoul.

“Kami tahu itu mungkin mengecewakan bagi sebagian orang, tetapi kami akan melanjutkan pengalaman jambore di Daejeon dan Seoul bekerja sama dengan mitra lokal kami dan Pramuka Inggris dalam program kegiatan sehingga anak-anak muda kami masih mendapatkan hasil maksimal,” kata asosiasi tersebut, dikutip dari Channel News Asia.

“Keselamatan dan kesejahteraan remaja dan sukarelawan kami adalah yang paling penting,” sambungnya.

Sedangkan kontingen AS akan mengambil bagian dalam program jambore pada Sabtu (5/8) sebelum pindah ke Garnisun Humphreys Angkatan Darat AS di dekat lokasi jambore pada Minggu (6/8).

Sebelumnya, Inggris telah terlebih dahulu memindahkan kontingen mereka ke sejumlah hotel di Seoul. Tim Pramuka Inggris juga terlihat meninggalkan perkemahan dengan tas mereka di Buan pada Sabtu (5/8) pagi waktu setempat.

Sementara itu, Kepala Badan Komando Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mendesak Presiden Joko Widodo untuk memulangkang kontingen Indonesia.

Herzaky menyebut kegiatan pramuka tingkat dunia itu kini bukan menjadi ajang melatih kemandirian, tetapi menjadi ajang untuk bertahan hidup di tengah ancaman cuaca ekstrem.

“Kami berharap Bapak Presiden, Bapak Menteri Pemuda dan Olahrga, Ketua Kwarnas, Dubes Indonesia untuk Korea Selatan, ambil tindakan segera dan sungguh-sungguh untuk membantu anak-anak kita di sana,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (6/8/23).

Namun demikian, Juru Bicara (Jubir) Kementrian Luar Negeri (Kemlu), Teuku Faizasyah mengklaim peserta dari Kontingen Indonesia baik-baik saja dan dapat melanjutkan jambore hingga selesai.

“Info dari Seoul, kondisi anak-anak baik semua dan mereka masih melanjutkan jamboree,” katanya saat dihubungi, dilansir dari tribunnews.

Editor: Wilujeng Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup