Rugi 8,2 Miliar, Mantan Kadispendik Jatim Jadi Tersangka

ilustrasi uang rupiah, (Freepik)

terkenal.co.id – Mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Kadispendik Jatim), Saiful Rachman dijadikan tersangka dalam perkara korupsi kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Provinsi setempat pada tahun 2018 silam.

Adapun potensi kerugian negara setelah dilakukan audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencapai 8,2 miliar. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kasi Penkum Kejati) Jawa Timur, Windhu Sugiarto.

Polda Jawa Timur dalam melakukan penyelidikan juga turut menetapkan seorang tersangka lain, yaitu Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta di Kabupaten Jombang, Eny Rosidah.

“DAK Rp 16,3 miliar pada tahun 2018 seharusnya digunakan untuk ruang praktik siswa, konstruksi atap dan pengadaan perlengkapan perabotan di sebanyak 60 sekolah di wilayah Jatim,” papar Windhu kepada wartawan di Surabaya, Rabu (2/8/23).

“Tapi sayangnya proyek tersebut tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya, anggaran. Rp 16,3 miliar tidak direalisasikan seluruhnya dan ada pembangunan yang tidak dikerjakan,” timpalnya.

Menurut Kasi Penkum Windhu, kedua tersangka besera barang buktinya sudah dilimpahkan tahap dua di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

“Tersangka Saiful dan Eny beserta barang bukti dibawa penyidik Polda Jatim ke Kantor Kejari Surabaya sekitar pukul 12.00 siang tadi,” ujarnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di Kejari Surabaya, kedua tersangka akan digiring ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surabaya Cabang Kejati Jatim. Adapun keduanya akan dijerat Pasal 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Editor: Wilujeng Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup