Mario Dandy Satriyo anak mantan Pejabat DJP Rafael Alun Trisambodo Jalani Sidang Lanjutan

Mario Dandy Satrio Jalani Persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

terkenal.co.id – Terdakwa Mario Dandy Satriyo anak eks Pejabat DJP jalani sidang lanjutan.

Sidang lanjutan Mario Dandy Satriyo ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Perkara yang disidangkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap terdakwa Mario Dandy Satriyo ini atas dugaan penganiayaan berat.

Mario Dandy Satriyo menjadi terdakwa kasus penganiayaan berat terhadap salah seorang anak petinggi GP Ansor yakni David Ozora.

<

Berdasarkan penelusuran di Laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kan menjalani sidang pada Kamis, 3 Agustus 2023.

“Jadwal sidang Terdakwa Mario Dandy Satriyo Kamis (3/8/2023) Pemeriksaan bukti & lanjutan pemeriksaan terdakwa,” dilansir dari laman resmi SIPP PN Jaksel.

Tak hanya Mario Dandy, rekannya Shane juga menjalani agenda persidangan yang berbeda.

Rekan Mario Dandy, yakni terdakwa Shane Lukas hari ini berdasarkan informasi di SIPP PN Jaksel, diagendakan menghadirkan saksi meringankan dan ahli dari pihak terdakwa Shane Lukas.

Dalam keterangan terpisah, kuasa hukum terdakwa Shane, Happy Sihombing, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menghadirkan saksi meringankan ahli pidana.

“Kami ajukan saksi ade charge dan Ahli pidana,” terang Happy dilansir terkenal.co.id dari PMJ News pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Kendati demikian Happy tidak mengungkap identitas dari saksi ahli yang rencananya dihadirkan tersebut.

Ketika disinggung soal pemeriksaan terdakwa Shane hari ini, Happy juga menyampaikan bahwa terdapat kemungkinan hal tersebut dilakukan.

“Mungkin ya (terdakwa Shane diperiksa hari ini),” ujarnya.

Dalam perkara tersebut, terdakwa Mario Dandy Satriyo didakwa Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan atau Pasal 76c juncto Pasal 50 ayat 2 UU nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara Pasal yang dikenakan terhadap Terdakwa Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan yakni Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP subsider Pasal 355 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dan atau Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 56 ke-2 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal  56 ayat ke-2 KUHP, dan atau Pasal 76c juncto Pasal 50 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 56 ke-2 KUHP.

Editor : Mishbahul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup