Disnaker Klaim Pekerja Migran Asal Kabupaten Bekasi Dinyatakan Sudah Aman

Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Bekasi

terkenal.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa upaya pemulangan terhadap salah satu pekerja migran asal Bekasi klaim dinyatakan aman.

Sebelumnya sempat beredar sebuah rekaman video yang menunjukan seorang tenaga kerja wanita atau TKW bernama Aas asal Bekasi ini meminta pertolongan kepada Presiden Joko Widodo agar dapat dipulangkan ke Indonesia viral di jagad maya.

Dalam rekaman video tersebut, Aas warga Bekasi yang menjadi pekerja migran di Arab Saudi menceritakan pengalaman tak mengenakan yang menimpa dirinya.

Pengalaman tersebut dialami Aas pekerja migran asal Bekasi yang mendapat perlakukan kasar hingga diminta makan sampah oleh majikannya.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi bergerak cepat atas perintah dari Pj Bupati Dani Ramdan untuk segera menyelesaikan permasalahan yang menimpa warganya tersebut.

Diketahui bahwa upaya Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam memerintahkan Disnaker Kabupaten Bekasi berjalan dengan baik dibuktikan dengan adanya upaya pemulangan terhadap Aas pekerja migran asal Kabupaten Bekasi atas nama Aas binti Sajam yang saat ini berada di Arab Saudi.

Upaya pemulangan terhadap Aas dikonfirmasi langsung kepada terkenal.co.id dari Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Andi Akbar.

Andi Akbar menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi kepada pihak desa untuk mengkroscek kebenaran informasi tersebut.

“Kami (Disnaker) minggu lalu sudah langsung cek kebenaran terkait informasi viral itu dan kami komunikasi pihak desa membenarkan bahwa Aas warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin,” terangnya.

Setelah mengetahui informasi bahwa Aas dipastikan merupakan warga Kabupaten Bekasi, Andi bersama pihaknya mendatangi rumah pekerja migran tersebut di wilayah desa Sindangmulya Kecamatan Cabangbungin untuk menanyakan kronologis lengkapnya.

“Upayanya apa aja, kita cek dulu memastikan kebenaran warga kita bukan. Kata desa, ternyata benar. Kita ketemu bapak ibunya di rumahnya,” terangnya.

Kemudian, kata Andi, pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Sekarang sudah langsung diproses, dan suadari Aas sudah lepas dari majikannya dan sudah ditempat aman,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pekerja Migran Indonedia itu bernama Aas yang mengaku mendapatkan perlakukan kasar hingga diminta makan sampah oleh majikannya.

Mukti salah satu perwakilan keluarga pekerja migran bernama Aas ini menceritakan bahwa keluarganya tersebut mendapat perlakuan kasar dan tidak manusiawi oleh majikannya di Arab Saudi selama bekerja.

“Perlakuan kasar tidak manusiawi, kalau boleh diceritakan itu makan dari sampah sampai ada penyakitnya, itu yang dialami Aas. Yang dikeluhkan Aas ke keluarga seperti kekerasan fisik, tidak manusiawi, perlakukan majikannya kurang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangjaya, Ruslan Abdul Gani, membenarkan bahwa seorang TKW pada video yang viral tersebut merupakan warganya.

“Iya betul warga kami, saudari Aas. Kita sudah komunikasi juga ke keluarganya,” kata Ruslan.

Dia menjelaskan, dari keterangan keluarga Aas berangkat ke Arab Saudi untuk menjadi TKW sejak Maret 2023 menggunakan visa turis.

Awalnya, ia diiming-imingi gaji besar, akan tetapi pekerjaannya sangat berat dan mendapatkan perlakukan kasar.

“Tempat kerja Aas kondisinya sangat luas dan pembantu hanya satu. Sehingga kerjanya terlalu diporsir,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Ruslan, majikannya jika memberi makan tidak manusiawi dan berlaku kasar.

“Saya sudah komunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan agen yang memberangkatkan Aas, mudah-mudahan ada titik terangnya,” imbuhnya.

Laporan : RA
Editor : Mishbahul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup