Heboh Isu Game Slot, Simak! Ini Larangan Judi Online Dalam Hukum Indonesia dan Islam

Ilustrasi Judi Online

terkenal.co.id – Marak isu main slot judi online jalan untuk mendapatkan uang secara instan. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa uang menjadi salah satu kebutuhan manusia untuk dapat bertahan hidup, yakni untuk membeli sandang, pangan, dan papan. Banyak orang akan melakukan apapun demi bisa mendapatkan uang, termasuk melakoni permainan judi online.

Di Indonesia sendiri, judi online memang telah marak dilakukan oleh masyarakat.

Selain karena iming-iming nominal yang begitu besar, permainan ini juga membuat seseorang menjadi kecanduan. Terlebih dengan jumlah modal yang sedikit membuat orang semakin tertarik untuk mencobanya.

Meski berawal dari iseng-iseng, tetapi tanpa disadari judi online telah merugikan pemainnya sendiri.

Selain karena kerugian secara finansial, seseorang yang bermain judi online juga bisa terganggu aktivitas dan kehidupan sosialnya.

Agar kalian lebih waspada dan tidak mudah tergoda, berikut ini adalah pandangan hukum Indonesia maupun hukum Islam. yang perlu kalian ketahui:

Larangan Judi Online Berdasarkan Hukum Indonesia

Pemerintah melarang aktivitas perjudian karena dianggap merugikan masyarakat dan bertentangan dengan norma agama.

Terutama untuk judi online, terdapat pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dapat mengakibatkan hukuman pidana penjara maksimal enam tahun dan/atau denda hingga Rp 1 miliar.

Hal ini diatur dalam Pasal 27 ayat (2) UU ITE dan ancaman terhadap pelanggaran ini diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU 19/2016 yang berbunyi, “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Larangan Judi Online dalam Hukum Islam

Judi online maupun konvensional dilarang dalam agama Islam. Mengutip NU Online, pada masa jahiliah, praktik perjudian sudah menjadi tradisi dan bagian dari kehidupan masyarakat. Namun, Allah SWT tidak langsung menurunkan ayat yang mengharamkannya, tetapi terlebih dahulu menjelaskan dalam permainan judi terdapat banyak mudharat yang merugikan banyak pihak. Allah SWT berfirman:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا ۗ وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ

Artinya:

“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang khamar (minuman keras) dan judi. Katakanlah, ‘Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.’ Mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah, ‘Kelebihan (dari apa yang diperlukan)’. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir.” (QS Al-Baqarah [2]: 219).

Setelah masyarakat mulai memahami bahaya perjudian, Allah SWT menurunkan ayat yang secara tegas mengharamkan permainan yang merugikan ini.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّنْتَهُوْنَ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung. Dengan minuman keras dan judi itu, setan hanyalah bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu, dan menghalang-halangi kamu dari mengingat Allah dan melaksanakan shalat, maka tidakkah kamu mau berhenti?” (QS Al-Maidah [5]: 90-91).

Demikian larangan judi online baik secara hukum Indonesia dan hukum Islam.

Editor: Ardi Priana

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup