Jika Kebebasan Pers Terancam, Sekjen AJI: Dapat mengorbankan Kepentingan Publik

Aksi Kebebas Pers, FOTO: Istimewa

terkenal.co.id – Pusat Studi Komunikasi, Media, dan Budaya Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Padjadjaran (Unpad) mengadakan diskusi publik pada Selasa, 23 Mei 2023.

Acara yang berlangsung di Ruang Oemi Abdurrahman Fikom Unpad ini bertajuk “Ruang Kritik dan Kebebasan Pers yang Terancam (Lagi) di Era Digital”.

Dosen di bidang ilmu komunikasi, Preciosa Alnashava Janitra bertindak sebagai moderator dalam pertemuan ini. Dihadirkan empat pembicara dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda. Pertama, Alexander Wibisono, yang saat ini menjabat sebagai Deputy GM of News and Current Affairs Digital KompasTV.

Kemudian, S. Kunto Adi Wibowo Ketua Pusat Studi Komunikasi, Media, dan Budaya di Unpad. Serta Ilham Ramdana, Konten Kreator yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Ika Ningtyas, Sekretaris Jenderal dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Dalam diskusi tersebut, Ika berpendapat bahwa kebebasan pers dan kebebasan berekspresi merupakan satu paket yang tak bisa dipisahkan.

“Hak berekspresi menjadi hak fundamental dan mendorong akan kenikmatan hak-hak lainnya. Menjadi bagian dari kebebasan berekspresi ini adalah kebebasan pers, artinya kebebasan pers ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebebasan berekspresi,” kata Ika.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa hak berekspresi merupakan hak yang sangat penting yang mendorong dan mendukung realisasi hak-hak lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kebebasan pers dianggap sebagai komponen yang sangat penting dari hak berekspresi, karena media pers memainkan peran sentral dalam menyampaikan informasi dan pendapat kepada masyarakat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup