Stop Buang Sampah di Pesisir Laut, Praktisi Hukum Lingkungan Bekasi Bilang Begini!

Budi Santoso, SH Praktisi Hukum Lingkungan dari Kantor Hukum Budi Santoso & Partner saat di undang Fakultas ISIP USNI Jakarta sebagai pembicara di Desa Tanjung Pakis, Pakis Jaya, Karawang.

terkenal.co.id – Pencemaran akibat sampah di kawasan pesisir laut menjadi perhatian serius bagi berbagai kalangan masyarakat di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Bukan hanya di pesisir, lautan juga menjadi tercemar oleh sampah. Sampah-sampah yang menumpuk bisa saja tercemar ke laut meliputi plastik, styrofoam, kasur bekas, dan bahkan bangkai hewan.

Dari berbagai sumber bahwa pencemaran di laut 80% dari sampah yang berasal dari aktifitas masyarakat di daratan khususnya yang tinggal di pesisir laut.

Disampaikan Budi Santoso, SH Praktisi Hukum Lingkungan dari Kantor Hukum Budi Santoso & Partner saat di undang Fakultas ISIP USNI Jakarta sebagai pembicara di Desa Tanjung Pakis, Pakis Jaya, Karawang, belum lama ini menyatakan pelaksaan pelestarian lingkungan sangat membutuhkan peran aktif dari masyarakat maupun pemangku kepentingan.

<

“Peran masyarakat itu harus aktif, tentu yang paling sederhana adalah cara membuang sampah pada tempatnya, atau ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS), setelah itu harus di angkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mana hal tersebut memerlukan peran pemangku kepentingan setempat,” kata Budi Santoso, siaran pers yang diterima Rabu (24/5/2023).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup