Profil Dedi Mulyadi, Alumni HMI, Eks Bupati, DPR RI, Youtuber Gaya Coboy, Isu Pindah Partai

Dedi Mulyadi, FOTO: Gatra.com

terkenal.co.id – Dedi Mulyadi yang merupakan mantan Bupati Purwakarta telah dikabarkan bergabung dengan Partai Gerindra.

Kabar bergabung dengan Gerindra, Dedi Mulyadi mengunggah foto bersamanya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di akun Instagram-nya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi telah mengundurkan diri dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Nama Dedi Mulyadi viral. Kali ini bukan karena gaya coboy yang dilakukannya di masyarakat.

<

Melainkan, soal kabar mundurnya Dedi Mulyadi dari Golkar diketahui lantaran beredar surat pengunduran diri yang ditandatangani atas nama Dedi Mulyadi kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Dalam surat dugaan pengunduran diri Dedi Mulyadi itu juga disertakan sebuah materai dan tanda tangan.

Berikut potongan surat dugaan pengunduran tersebut:

“Dengan ini menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota Partai Golongan Karya DPP Partai Golongan Karya.”

Demikian surat pengunduran ini saya sampaikan Atas perhatiannya diucapkan terimakasih,” bunyi surat tersebut.

Pada surat tertanggal 10 Mei 2023 itu, Dedi Mulyadi juga menuliskan surat yang ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Lahir di Subang, Berkiprah di Purwakarta

Dikutip dari dpr.go.id, Dedi Mulyadi lahir di Kabupaten Subang, 11 April 1971. Dia anak bungsu dari sembilan bersaudara dari pasangan Sahli Ahmad Suryana dan Karsiti.

Masa kecil hingga remaja Kang Dedi Mulyani Subang dihabiskan Kabupaten Subang. Dia mengenyam sekolah dasar di SDN Sukabati, Subang, pada 1978 – 1984, dan SMPN 1 Kalijati, Subang, 1984 – 1987. Kemudian melanjutkan sekolah menengah di SMAN Purwodadi, Subang, pada 1987 sampai 1990.

Tamat dari SMA, dia kemudian melanjutkan kuliah di Jurusan Hukum di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Purnawarman, Kabupaten Purwakarta dari 1995 – 1999. Masa kuliah menjadi awal dia berkiprah di Purwakarta.

Aktivis HMI dan Buruh

Saat masa-masa kuliah ini lah dia mulai menjadi aktivis mahasiswa. Ia ikut organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Bahkan, pernah didaulat sebabagi Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta. Menjadi aktivis mahasiswa mengasahnya menjadi organisatoris, pengetahuan dan kepekaan dalam masalah sosial kemasyarakatan.

Bukan itu saja, sebagai mahasiswa, dia juga terasah sebagai aktivis buruh. Salah satunya dia pernah menjadi sebagai Wakil Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia pada 1997 dan Sekretaris Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Textil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSPTSK-SPSI).

Anggota DPRD sampai Bupati Purwakarta

Ketika lulus kuliah pada 1999, dia menjajal dalam arena politik praktis pada Pemilu 1999. Dia terpilih sebagai anggota DPRD Purwakarta dari Partai Golkar.

Saat menjadi anggota DPRD Purwakarta, Dedi dikenal kritis atau vokal terhadap kebijakan bupati. Apalagi, dia mendapat posisi sebagai Ketua Komisi E. Kala itu, usianya masih sangat muda. 27 tahun.

Karier Kang Dedi Mulyadi makin moncer ketika pada usia 32 tahun dia menjadi Wakil Bupati Purwakarta mendampingi Lily Hambali Hasan pada periode 2003-2008. Dia pun tercatat sebagai politisi termuda yang menjadi Wakil Bupati.

Hanya satu periode jadi wakil bupati, Kang Dedi langsung mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pilkada Purwakarta 2008. Nasib baik benar-benar memihaknya. Meski asli Subang, dia berhasil menjadi Bupati Purwakarta periode 2008-2013. Pada Pilkada 2013, sebagai petahana, dia berhasil memenangkan kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup