Peringati May Day, 30 Ribu Massa Buruh Jawa Barat Akan Kepung Istana Negara

Sejumlah buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (6/9/2022). terkenal.co.id/Kevin Marandika Arizona

terkenal.co.id – Suparno Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Jawa Barat mengatakan mudik Lebaran tak menyurutkan semangat buruh untuk tetap peringati Hari Buruh Internasional (May Day) pada Senin (1/5/2023) mendatang.

Hal itu dikarenakan para buruh telah mengatur jadwal kepulangan dari kampung halamannya.

Sehingga, telah tiba di daerahnya masing-masing demi merayakan May Day di depan Istana Negara.

“Jadi ini kan rata-rata teman-teman masuk kerja Selasa tanggal 2 Mei. Jadi hari Minggu itu mayoritas mereka semua sudah pada sampai sini dan kita tetap akan berangkat,” ungkap Suparno saat dikonfirmasi, Sabtu (29/4/2023).

Ia mengestimasi setidaknya terdapat 30 ribu massa buruh dari elemen FSPMI Jawa Barat yang berpartisipasi dalam perayaan May Day. Mayoritas massa buruh berasal dari Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Rombongan dari Jawa Barat kurang lebih ada 30 ribu. Kebanyakan dari Kabupaten dan Kota Bekasi, ada 20 ribu. Sisanya ada yang dari Bogor, Karawang, Bandung, Cianjur, Depok,” ujarnya.

Ada pun hal yang disuarakan yakni menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR, dengan cara menyuarakan penolakan melalui unjuk rasa serta menempuh jalur hukum

“Jadi tahun ini adalah bagaimana kita kaum buruh melakukan perlawanan terhadap Omnibus Law yang sudah berdiri ketok palu oleh DPR,” kata Suparno.

“Kita masih meminta untuk dicabut kebijakannya, dengan satu kita melakukan unjuk rasa, kedua kita mengajukan judicial review ke MK secara formil, bahwa ketok palu Perppu itu tidak sesuai dengan prosedur,” sambungnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup