Budiyanto dan Agus Teguh Akan Maju Kontestasi DPD HA IPB Jabar

BEKASI – DPD Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor Jawa Barat ( DPD HA IPB Jabar) Budiyanto dan Kang Agus Teguh, akan maju ikut dalam kontestasi Pemilihan Ketua.

Diketahui DPD Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor Jawa Barat, adalah organisasi alumni yang terbesar jumlah alumninya dibanding DPD lain. Puluhan ribu alumni IPB dari penjuru tanah air tinggal, menetap, dan mencari kehidupan di wilayah tatar Pasundan.

Kemudian, mulai dari daerah kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara seperti Kota Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, sampai ke ujung timur daerah Priangan Timur, hingga sepanjang Pantai Utara dan Pantai Selatan Jawa Barat.

Bahkan, berbagai permasalahan teridentifikasi banuak potensi dari masyarakat umum dan khususnya Alumni IPB yang masih belum tersinergikan dengan baik.

Oleh karena itu , Energi mestinya dicarikan solusi yang cerdas dan berjangka panjang, utamanya permasalahan di bidang pertanian yang menjadi keahlian para Alumni IPB.

Menurut Budiyanto, DPD HA IPB Jawa Barat tidak bisa hanya sekedar menjadi ajang berkumpul saja.

“Harus lebih dari itu Organisasi tingkat provinsi ini harus dapat menjelma jadi kebanggaan rakyat Jabar umumnya, karena kiprah besarnya yang mampu menyentuh perikehidupan mereka”ucap Budiyanto, Minggu (04/07/2021).

Lanjut kata Budiyanto, Alumni IPB sendiri, DPD HA IPB Jabar harus dioptimalkan menjadi organisasi papan atas selayaknya organisasi besar pertanian profesional lainnya.

“Karena itu, Insan pengurus DPD HA IPB Jabar hendaknya mampu menyelesaikan permasalahan pertanian, baik dari segi insan tani (alumni) maupun berbagai aspek lahan dan pertaniannya itu sendiri”ujarnya.

Tambahannya, “Kenapa kami berdua, saya Budiyanto dan Kang Agus Teguh, ikut kontestasi Pemilihan Ketua DPD HA IPB Jawa Barat pasca pondasi organisasi DPD HA IPB Jabar dibangun kokoh oleh pengurus sebelumnya?,” katanya.

Berikut inilah dasar pokok-pokok pemikirannya :

1. Menyatukan kekuatan politis geografis Barat Pantura dengan Priangan Timur Selatan Jawa Barat.

2. Kami, Budiyanto angkatan 34, sedikit lebih senior dari Kang Agus Teguh angkatan 35. Dalam pengalaman berorganisasi, saya akui kang Agus Teguh lebih matang. Sedangkan saya memiliki jam terbang berbisnis yang lebih banyak. Kami akan menjadi pasangan yang saling melengkapi.

3. Kami Pengusaha dan Kang Agus Teguh juga memiliki banyak kegiatan usaha. Itu akan menjadi modal dasar pergerakan dalam menghidupkan organisasi tanpa membebani orang lain. Dari segi waktu saya pun lebih merdeka karena memiliki posisi sebagai penentu kebijakan puncak dalam kegiatan usaha atau memegang kendali top manajemen.

4. Kami Budiyanto, berpengalaman di birokrasi pemerintahan daerah yang merupakan basis kekuatan dan kebutuhan organisasi alumni Jabar di 27 Kabupaten atau Kota.

5. Kami Budiyanto dan Kang Agus Teguh, mengikuti kontestasi bukan sebatas karena paksaan atau sokongan berlebihan dari orang lain. Tapi lebih kepada kesadaran kami berdua bahwa era ini merupakan era zaman kami, Angkatan 30-an, untuk menunjukkan bahwa regenerasi alumni IPB telah berhasil. Sehingga kami harus siap menyambut dan menerima estafet kepemimpinan tersebut dengan baik.

0d762dde 215f 4232 9771 f59511489f57
Foto/Dok: Kang Agus Teguh

Budiyanto menerangkan bahwa, dimana sebagai politisi , “khususnya saya memiliki kemampuan komunikasi dan akses yang sangat luas serta terbuka untuk mengakses sumber-sumber kebijakan dan mempengaruhinya agar berpihak kepada pertanian. Kami juga memahami mekanisme untuk mengakses keuangan negara melalui APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota, sebagai mitra strategis seluruh pengurus DPC di 27 Kabupaten/Kota.”ungkapnya.

Banyak alumni IPB di Jawa Barat yang menjadi anggota DPRD dari berbagai partai politik yang berbeda. Itu semua sungguh menjadi anugerah dan prestasi bagi alumni dan juga almamater. Menjadi wakil rakyat adalah pengabdian, bukan aib atau kelemahan sehingga tidak perlu dianggap salah. Jika ada pemikiran seperti itu, maka harus diluruskan kembali pemahamannya.

“Di DPRD Cianjur ada alumni IPB senior dari Partai Gerindra, di Ciamis ada yang menjadi politisi PDIP dan PKS, bahkan DPRD Kota Bogor lebih dari 10 orang alumni IPB menjadi anggota DPRD dari beragam partai politik.”bebernya.

Tak sedikit dari politisi jebolan IPB tersebut yang berkiprah di DPD daerahnya masing-masing.

“Seperti Bang Arief Budimanta dari PDIP yang menjadi Ketua Umum DPD HA IPB DKI Jakarta. Pun Ketua Umum DPD HA IPB Banten juga dari PDIP. Ketua Umum DPD HA IPB Sulteng berasal dari Partai Gerindra. Dan kita masih ingat ketika Kang Aher, yang saat itu menjadi Gubernur Jawa Barat, masuk ke dalam struktur penting di DPD HA IPB Jabar dan menjadi kebanggaan kita semua. Meski hari ini kebanggaan itu hilang karena Gubernur Jabar bukan dari Alumni IPB lagi”serunya budiyanto.

“Artinya yang perlu kita lihat bukan background politik, tetapi alumni yang memiliki kapasitas dari sisi kemampuan berorganisasi, mandiri secara keuangan, merdeka secara waktu, memiliki keterwakilan geografis yang berbeda, dan berbagai hal baik lainnya”pungkasnya.

Pada AD/ART HA IPB yang menjadi konstitusi atau pijakan dalam berorganisasi semua unsur organisasi di bawah HA IPB pada berbagai tingkatan, juga tidak ditemukan pasal atau ketentuan yang melarang akan hal itu.

“Karena itu, janganlah dinamika suksesi DPD HA IPB Jabar seolah dibuat tidak boleh melibatkan politisi, tetapi di balik itu ternyata ada pihak yang berpolitik dan akhirnya melakukan gaya politik kotor seperti saling menjatuhkan alumni secara personal. Jangan lakukan itu, karena akan merusak kebersamaan kita dalam membangun DPD HA IPB Jabar yang dilakukan dengan penuh kesantunan. Suksesi dengan cara-cara elegan dan bermartabat yang telah dilakukan kemarin, hendaknya tetap kita bangun hari ini dan ke depannya”tambahanya.

Budiyanto optimis dan bedoa, Insha Allah jika Allah Subhanahu Wata’ala menghendaki dan tentunya atas dukungan sebagian besar pengurus DPC, Dewas dan juga semua alumni khususnya yang memiliki hak suara, kami akan melakukan yang terbaik. Kami akan pastikan Alumni IPB University selalu mencari dan memberikan yang terbaik.

“Mari kita meriahkan konstestasi di dalam Musda ini secara fair dan berkeadilan. Sebagaimana keinginan kita bersama yang selalu mengimplementasikan prinsip tata kelola organisasi dengan baik. Setiap zaman ada orangnya dan setiap orang ada masa kejayaannya, kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan DPD HA IPB Jawa Barat agar jauh lebih terhormat dan lebih bermartabat untuk alumni, almamater dan Rakyat Jawa Barat”tutupnya. (Red) Budiyanto dan Agus Teguh Akan Maju Kontestasi DPD HA IPB Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup