Jamin Beri Perlindungan, Tim Menkopolhukam Temui Orang Tua Tiktokers Bima

Juliman dan Sringatun, orang tua Bima Yudho Saputro, Tiktokers viral yang mengkritik Lampung beberapa waktu lalu.

terkenal.co.id – Tim Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam) sambangi rumah pribadi Juliman dan Sringatun, orang tua Bima Yudho Saputro, yang baru-baru ini seorang Tiktokers viral mengkritik Lampung.

Dikutip terkenal.co.id dari YouTube Kompastv pada Rabu, 19 April 2023 sebelumnya Menko Polhukam telah menghimbau agar penyelidikan terhadap laporan kepada Bima TikToker dapat dihentikan.

Mahfud juga menghimbau agar siapapun tidak mengintimidasi orang tua dari mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Australia itu.

“Untuk orang tuanya Bima, saya menghimbau kepada siapapun untuk tidak mengintimidasi karena ini tidak ada hubungannya dengan Bima, Bima itu adalah subjek hukum yang bertanggung jawab sendiri,” ujarnya.

Ia juga meminta agar tidak memberikan ancaman kepada orang tua TikToker ini dan melakukan pelanggaran terhadap hak individu.

“Jangan orang tuanya ditekan, ditakut-takuti, diancam, diminta nomor rekeningnya, diminta surat lahirnya, diminta ijazahnya, diminta tempat tinggalnya dan sebagainya itu tidak boleh, itu pelanggaran terhadap hak-hak pribadi, ini kasus Bima ini supaya dipisah ini urusan Bima sendiri,” ucapnya.

Sebelumnya, Tim Menkompolhukam yang berjumlah lima orang telah mendatangi kediaman rumah tersebut pada Senin (17/4/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

Orang tua Bima Juliman mengatakan Tim Menkopolhukam mengunjungi rumah Bima untuk meminta keterangan atas dugaan intimidasi Gubernur Lampung pada Juliman.

“Tadi menanyakan soal kejadian kemarin dan kami jelaskan apa saja yang terjadi beberapa waktu lalu,” katanya Juliman yang dilansir terkenal.co.id dari rilis.id pada (19/4/2023).

Juliman juga menjelaskan kedatangan Tim Menkopolhukam itu, akan memberikan perlindungan kepada keluarga Julian maupun Bima yang sedang berada di Australia.

“Jadi mereka juga tadi sampaikan, jika kami mendapat intervensi atau intimidasi dari siapa pun bisa lapor langsung ke Tim Menkopolhukam,” terang dia.

Lebih lanjut, Ia mengatakan Tim Menkopohukam berkunjung ke rumahnya dalam durasi waktu sekitar 30 menit.

Juliman mengaku saat ini kondisi keluarganya kondusif, meskipun anaknya masih melakukan kritik terhadap pemerintah.

Ia berharap persoalan ini segera selesai dan tidak semakin gaduh serta meluas.

“Karena saya takut juga, kan udah sekolahkan anak di luar negeri mahal-mahal, takutnya terjadi apa-apa,” ujarnya. ***

Editor: Ardi Priana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup