Warga Tergeletak di Lantai Mushola, UPTD Puskesmas Sukatani Lamban Pelayanan

BEKASI – Tingginya kasus Covid-19 di Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi sangat mengewatirkan, Ketua RT 007/01 tegeletak di lantai.

Pasalnya hal tersebut belum mendapat respon dengan tindakan kerja nyata yang sigap dan siaga oleh UPTD Puskesmas Sukatani .

Hal tersebut terjadi di Prumahan Grahanadia Sukamulya, seorang Ketua RT 007/01 yang bernama Edi Eka Putra tiba- tiba jatuh pingsan dan sebelumnya mengeluh kondisi badannya kurang fit dan minta untuk di swab Antigen di Puskesmas Sukatani, namun ketika keluar dari depan Musholla Nurul Amal  tiba-tiba Ketua RT tersebut jatuh pingsan.

salah seorang warga pun berusaha mencoba menghubungi pihak Puskes namun lagi pihak Puskes kurang sigap sampai 1 jam di tunggu tak kunjung datang.

Ketua RT pun, di bawa Kerumah Sakit Kasih Insani dengan mengguna kan Mobil Siaga Desa Sukamulya yang datang dengan Crew Relawan di Bantu  Bimaspol setempat.

“Awal nya kita mencoba menelpon pihak Puskesmas Sukatani, kita hubungi Kasubag TU nya dan hingga menunggu satu jam tak kunjung datang kemudian saya mencoba menelpon ke pihak Pemdes Sukamulya alhamdulillah responsif langsung mendatangi memkai mobil siaga kita evakuasi Kerumah Sakit Kasih Insani” kata Madrawi Ketua Badan Kerjasama Antar Desa Kecamatan Sukatani, Rabu ( 30/06/2021).

Menurut Madrawi, awal nya edi itu mengeluh badan kurang fit dan sempat ingin di Swab Antigeb.

“Dia minta petunjuk untuk di Swab Antigen, saya berharap ketika ada kejadian seperti ini baik pihak desa ataupun puskesmas sukatani hendak nya sigap dan tanggap sebab mereka ini bagian gugus tugas tingkat wilayah”ujaranya.

Sementara itu, Opang Warga Prumahan graha Nadia Sukamulya, saksi sekaligus turut ikut membantu Edi menerangkan, “Pak RT pingsan itu saat mau sholat dzuhur, kemudian selesai jalan pulang tidak jauh dari mushola beliau pegangan tangan kepohon layak nya seperti yang tidak kuat berjalan. Langsung teriak minta tolong, ga lama pingsan”ungkapnya.

Hingga berita ini di unggah pihak puskesmas sukatani belum terkonfirmasi.

Reporter : Suherman

Editor : Ardi Priana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup