Dugaan Penggelapan Dana Jaket, Irjen BEM Unair 2021 Viral

foto/dok : @mercusuar.unair

Dugaan Penggelapan Dana Jaket, Irjen BEM Unair 2021 Viral

JAKARTA – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Universitas Airlangga (Unair) mengunggahan di akun instagram nya @mercusuar.unair berjudul ‘Dugaan Penipuan Jaket, Irjen BEM Unair 2021 Tak Kunjung Berkomentar’, dua hari yang lalu pada, Kamis (17/62/2021).

Melansir dari Lembaga Pers Mahasiswa Mercusuar Unair, dengan terpaksa Alak menyetujui rekomendasi dari Zinedine disusul dengan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) antara Alak dan Widhi.

https://www.instagram.com/p/CQNwJHXN9YL/?utm_medium=copy_link

Setelah melakukan MoU, kemudian Alak mengirimkan uang tanda jadi sebesar Rp3 juta dan pembayaran termin pertama sebesar Rp17 juta 40 ribu rupiah.

Dalam prosesnya, Widhi tidak berkomitmen dengan apa yang tertera pada MoU, sehingga Alak sempat meminta untuk datang ke tempat pengerjaan jaket.

Mengetahui hal itu, Widhi tidak menghendaki, bahkan setelahnya, dia tidak dapat dihubungi lagi. Selanjutnya, Alak meminta Chaq untuk membantu mencari jalan keluar.

Chaq memberikan opsi dengan melakukan peminjaman uang kepada Dirma demi mengganti uang yang hilang dibawa Widhi.

Dalam kondisi tersebut, Alak menolak lantaran merasa hal itu bukan langkah yang tepat untuk penyelesaian masalah, terlebih uang hasil pinjaman akan diganti menggunakan anggaran BEM.

Alak bersikeras menilai uang jaket yang dibayarkan melalui kantong mahasiswa itu harus jelas ke mana dan harus kembali. Namun, setelah Alak berkonsultasi dengan Dirmawa, ternyata dikonfirmasi bahwa Chaq telah meminjam uang sebesar Rp20 juta kepada Dirmawa dengan alasan kementerian Ekonomi Kreatif mengalami musibah.

Alak juga mendapati informasi bahwa uang tersebut telah cair kurang lebih sejak tanggal 3 Juni. Akan tetapi Alak mengaku tidak pernah menerima uang sebesar Rp20 juta sebagai biaya pembuatan jaket.

Diungkapkan Alak, setelah dirinya berkonsultasi dengan Dirmawa, ternyata Chaq tetap meminjam uang dengan alasan Kementerian Ekraf, terkena musibah dan mencairkan uang sebesar Rp20 juta.

Dugaan Penggelapan Dana Jaket, Irjen BEM Unair 2021 Viral

“Saya kecewa, karena tidak pernah diberitahu dan tidak pernah tahu kemana uangnya sekarang. Setelahnya saya mencari dan menggali informasi tentang Widhi, Zinedine dan Chaq, ternyata mereka semua saling mengenal dan teman dekat,” pungkasnya.

Tak kunjung mendapat titik terang, Alak pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya serta mengajak seluruh mahasiswa untuk turut mengawal kasus pengerjaan jaket BEM Unair agar tidak sampai terjadi kembali hal yang tidak diinginkan.

Hal tersebut sontak menjadi bahan pembicaraan di kalangan mahasiswa Universitas Airlangga hingga dapat ditemukan banyak meme yang beredar di media sosial.

Sekedar diketahui, Widhi bekerja sama dengan Zinedine yang merupakan Inspektorat BEM UNAIR dan atas sepengetahuan, Muhammad Abdul Chaq Presiden BEM UNAIR.

Sumber : LPM Mercusuar Unair dan Beritaekpres.com

Editor : Ardi Priana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup