279 Juta Data Bocor, Mahasiswa Geruduk Gedung BPJS

https://youtu.be/YK4UUeX_aJI

JAKARTA – Perhimpunan Mahasiswa Informatika Komputer Nasional (Permikomnas) menggelar aksi unjuk rasa guna menuntut pengesahan segera Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) Tahun 2020.

Ketua Umum Permikomnas, Khusniyati, menyampaikan bahwa ada 279 juta data Warga Negara Indonesia (WNI) yang bocor.

”Ada 279 juta WNI yang datanya telah bocor dan bersumber dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS). Padahal, di dalamnya telah diatur keseimbangan hak dan kewajiban antara pemilik data dan pengendali data, ” kata Khusniyati, saat berorasi di depan gedung BPJS di jalan Jendral Suprapto, Senin (14/6/21).

Khusniyati menjelaskan, kebocoran data ini terjadi berulang-ulang. Hal ini dapat dilihat dari ketidakseriusan pemerintah dalam menanggani masalah tersebut.

279 Juta Data Bocor, Mahasiswa Geruduk Gedung BPJS

Tidak hanya itu, kata Khusni, data kesehatan itu telah bocor dan dijual di situs-situs hecker.

”Pihak BPJS harus bertanggung jawab terkait kebocoran data ini dan telah diperjual belikan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Koodinator aksi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Fatulizi, dalam orasinya mengatakan, kebocoran data itu sangat disayangkan, karena seluruh data tersebut, merupakan data pribadi yang dimiliki WNI.

”Pihak BPJS jangan menggangap remeh hal ini, karena seluruh data dari 279 juta ini, adalah data milik warga Indonesia,” ungkapnya.

Atas dasar itu, Permikomnas sebagai garda terdepan, mengeluarkan tuntutan agar segera disahkannya RUU PDP tanpa bertele-tele.

Selain itu, mereka juga meminta kepada aparat hukum agar mencopot dan menangkap Direktur Utama dan Direktur Teknologi Informasi BPJS jika terbukti lalai.

Dalam pantauan kami, sebelum adanya pembakaran ban, massa aksi telah berusaha masuk ke dalam Kantor BPJS, namun terhalang oleh kawanan aparat yang berjaga berjaga di pintu masuk. 279 Juta Data Bocor, Mahasiswa Geruduk Gedung BPJS

Terkenal Berita

Reporter: Dezia Alfira
Editor: Wilujeng Nurani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup