Film K-klasik dipilih sebagai warisan budaya terdaftar Nasional

[ad_1]

1734246440 untitled design 23

Empat film klasik, yang memiliki nilai signifikan dalam sejarah sinematik Korea, akan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Terdaftar Nasional, seperti yang diumumkan oleh Korea Heritage Service pada tanggal 15 Desember (KST). Film-film tersebut antara lain 'Sungai Nakdong' (1952, disutradarai oleh Jeon Chang Geun), 'Uang' (1958, disutradarai oleh Kim So Dong), 'Pembantu Rumah Tangga' (1960, disutradarai oleh Kim Ki Young), Dan 'Seong Chun Hyang' (1961, disutradarai oleh Shin Sang Oke).

Film-film ini dianggap sebagai titik balik dalam sinema Korea dan sangat dihormati karena signifikansi sejarah dan budayanya.

'Sungai Nakdong' (1952, Jeon Chang Geun) adalah satu-satunya film dari era Perang Korea yang visual dan audionya dipertahankan sepenuhnya. Ini fitur Yun aku bernyanyikarya orkestra Puisi Sungai Nakdong untuk pertama kalinya, mewakili upaya kolaborasi seniman budaya pada masa perang.

'Uang' (1958, Kim So Dong) menggambarkan kenyataan pahit kehidupan pedesaan selama periode industrialisasi Korea dan diakui sebagai contoh utama realisme Korea dalam sinema.

'Pembantu Rumah Tangga' (1960, Kim Ki Young) adalah sebuah mahakarya dalam sejarah film Korea, mengeksplorasi perpecahan dan ketakutan keluarga dengan mise-en-scène yang sangat nyata. Ini dianggap sebagai dasar dari Kim Ki Youngdunia sinematik.

'Seong Chun Hyang' (1961, Shin Sang Oke) adalah film CinemaScope berwarna pertama di Korea dan mencetak rekor box office pada saat itu. Film tersebut juga menandai tonggak sejarah bagi industri film Korea dengan diputar di enam kota di Jepang setelah ditampilkan di Festival Film Asia-Pasifik ke-8.

1734246491 bbsimage 20241215150250 b3ed2d0ac0aae00a117f13eeee3f568d

KOFA telah berupaya mendigitalkan dan memulihkan film-film ini untuk mempertahankan nilai aslinya. Terutama, 'Pembantu Rumah Tangga' mendapat pengakuan internasional setelah restorasi pada tahun 2008 dan pemutarannya di Festival Film Cannes dan Festival Film Internasional Busan. 'Seong Chun Hyang' juga dipulihkan dan dirilis dalam definisi tinggi pada tahun 2021.

Pendaftaran ini menyoroti pentingnya film klasik sebagai aset budaya yang lebih dari sekedar hiburan populer untuk mendokumentasikan periode sejarah. Menyusul penambahan keempat film tersebut, KOFA akan mengelola total 12 film Warisan Budaya Terdaftar Nasional.

Inisiatif ini bertujuan untuk menjelaskan nilai dari gulungan film lama yang rusak dan memperkuat signifikansi sejarah dan budaya dari warisan sinematik Korea.

LIHAT JUGA: SM Ent membuka studio pembuatan film video musik khusus pertama di Korea



[ad_2]
Sumber: allkpop.com

Tutup