Bentrokan Houthi Yaman dengan kapal Angkatan Laut AS di Teluk Aden | Berita Houthi
[ad_1]
Militer AS mengatakan mereka telah mencegat rentetan rudal dan drone yang ditembakkan oleh kelompok yang bermarkas di Yaman.
Militer Amerika Serikat mengatakan pasukannya berhasil menangkis serangan Houthi, kelompok bersenjata yang berbasis di Yaman, sambil mengawal tiga kapal komersial melalui Teluk Aden.
Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi aktivitas militer AS di Timur Tengah, mengatakan pada hari Selasa bahwa dua kapal perusak mencegat rentetan rudal jelajah dan drone yang diluncurkan dari Yaman.
“Kapal perusak itu mengawal tiga kapal dagang milik, dioperasikan, dan berbendera AS. Serangan sembrono tersebut tidak mengakibatkan korban luka atau kerusakan pada kapal, warga sipil, atau Angkatan Laut AS,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.
Pasukan CENTCOM Mengalahkan Serangan Houthi terhadap Angkatan Laut AS dan Kapal Berbendera AS di Teluk Aden.
Kapal perusak Angkatan Laut AS USS Stockdale (DDG 106) dan USS O'Kane (DDG 77) berhasil mengalahkan sejumlah senjata yang diluncurkan Houthi saat transit di Teluk Aden, 9-10 Desember.
Itu… pic.twitter.com/Jz4AtqBuEL
— Komando Pusat AS (@CENTCOM) 10 Desember 2024
Pasukan AS di wilayah tersebut telah terlibat baku tembak dengan Houthi selama berbulan-bulan, ketika kelompok tersebut berupaya memblokir kapal-kapal komersial tertentu agar tidak melakukan perjalanan melalui Laut Merah. Kelompok tersebut mengatakan tindakan tersebut merupakan cara untuk memberikan tekanan untuk mengakhiri perang Israel di Gaza, dimana Amerika Serikat merupakan salah satu pendukung utamanya.
Namun AS menggambarkan serangan Houthi sebagai ancaman terhadap perdagangan dan kebebasan navigasi.
“Tindakan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan pasukan CENTCOM untuk melindungi personel AS, mitra regional, dan pelayaran internasional dari serangan Houthi yang didukung Iran,” kata CENTCOM.
Tiga kapal komersial berbendera AS sedang berlayar menuju Djibouti ketika AS mengatakan mereka diserang oleh “sistem udara tanpa awak” dan satu rudal jelajah antikapal.
Dua kapal Angkatan Laut AS, USS Stockdale dan USS O'Kane, membalas serangan tersebut. Mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, kantor berita The Associated Press (AP) melaporkan bahwa helikopter Angkatan Laut AS dan pesawat Angkatan Udara Prancis juga membantu menghalau serangan tersebut.
Bersama-sama, mereka menembak jatuh empat drone dan sebuah rudal, menurut AP.
Meskipun Amerika telah melakukan upaya berbulan-bulan untuk mengakhiri serangan tersebut, termasuk sejumlah serangan di Yaman, kelompok Houthi terus menargetkan kapal militer dan kapal di Laut Merah dan Teluk Aden.
Pada awal tahun ini, militer AS melaporkan bahwa Houthi telah melakukan 27 serangan serupa dalam waktu kurang dari dua bulan, mulai 19 November 2023 hingga 11 Januari.
Kelompok Yaman juga mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak di Israel tengah pada hari Senin.
[ad_2]
Sumber: aljazeera.com




