Legenda Saints Steve Gleason Membagikan Foto-Foto Senyum dari Ranjang Rumah Sakitnya
[ad_1]
Mantan pemain New Orleans Saints Steve Gleason sedang dalam pemulihan setelah mengalami keadaan darurat medis minggu lalu.
Gleason, yang didiagnosis menderita ALS pada tahun 2011, mengalami tekanan darah sangat rendah dan demam pada hari Rabu, 11 September, yang mendorong dokternya menyarankan dia untuk pergi ke rumah sakit untuk evaluasi lebih lanjut, ESPN melaporkan.
Namun karena kondisi cuaca ekstrem akibat Badai Francine, perjalanan ke Ochsner Medical Center di New Orleans terbukti sulit, tulis timnya di X.
Petugas tanggap darurat di Departemen Pemadam Kebakaran New Orleans dan EMS New Orleans berhasil membawa mantan pemain sepak bola itu ke fasilitas tempat ia tercatat dalam kondisi stabil, menurut tim Gleason.
Foto oleh Jamie Squire/Getty
Jangan lewatkan satu berita pun — daftarlah ke buletin harian gratis PEOPLE untuk terus mengikuti berita terbaik yang ditawarkan PEOPLE, mulai dari berita selebritas hingga kisah menarik tentang minat manusia.
“Dia masih menjalani perawatan, dan kami berharap Steve akan melakukan apa yang Steve lakukan dan berjuang untuk bisa pulang secepat mungkin,” kata perwakilannya, Clare Durrett, kepada ESPN pada hari Sabtu.
Gleason, yang bermain selama tujuh musim di Saints, terkenal karena memblok tendangan punt pada tahun 2006 selama pertandingan pertama tim tersebut kembali di Superdome setelah Badai Katrina.
Upayanya berfungsi sebagai metafora bagi ketahanan kota dan merupakan bagian dari cerita rakyat waralaba tersebut.
Dalam wawancara melalui email dengan PEOPLE pada tahun 2022, Gleason memberikan gambaran sekilas tentang cara ia berkomunikasi — dan berbagi pola pikir positifnya.
“Saya menggunakan Microsoft Surface Pro, yang seperti pusat kendali saya. Saya memiliki pelacak mata inframerah yang mendeteksi arah pandangan saya, yang memungkinkan saya menavigasi komputer atau tablet seperti orang biasa,” kata Gleason. “Saya dapat mengendalikan kursi roda dengan mata saya.”
Ia menambahkan, “Ketika orang berkata, 'Steve kini terpenjara di kursi rodanya,' atau 'Steve terkurung di kursi rodanya,' saya 100 persen tidak setuju. Saya terbebas oleh kursi roda saya. Saya terbebas oleh teknologi.”
[ad_2]
Sumber: people-com




