6 Cara Cuaca Panas Dapat Mempengaruhi Hormon Anda
[ad_1]
“Panas dan dehidrasi juga dapat memengaruhi kadar estrogen dan progesteron, yang menyebabkan gejala ketidakseimbangan hormon,” kata Hannah. “Ini bisa berarti menstruasi tidak teratur atau gejala PMS yang memburuk, seperti kram.”
Strategi penanggulangan: “Hati Anda memainkan peran penting dalam mengatur estrogen dan progesteron, dan jika tidak terhidrasi dengan cukup, hati akan mengalami masalah, yang menyebabkan perut kembung dan perubahan suasana hati,” jelas Hannah.
Untuk meredakan gejala, ia menyarankan untuk meningkatkan asupan air dan mengemil makanan yang menghidrasi, seperti mentimun, semangka, dan stroberi. Tambahan lain yang dapat Anda tambahkan ke rutinitas Anda, kata Hannah, termasuk “teh herbal, seperti teh spearmint, yang juga baik untuk PCOS (sindrom ovarium polikistik).”
3. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
Kita cenderung tidak menganggap hormon penting bagi sistem kekebalan tubuh yang berfungsi dengan baik. Namun, hormon sebenarnya memainkan peran penting dalam seberapa baik kita melawan infeksi.
Estrogen diyakini mengatur sistem kekebalan tubuh tetapi “panas dan dehidrasi dapat melemahkannya dengan memengaruhi keseimbangan hormon seperti kortisol dan estrogen, sehingga membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit,” kata Hannah.
Demikian pula, hormon tiroid, yang memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh, dapat menurun akibat panas, catat Dr. Singh. Panas juga dapat memengaruhi pelepasan molekul yang disebut sitokin yang dapat menyebabkan peradangan, imbuhnya.
Awalnya, “tubuh memproduksi protein kejut panas yang membantu melindungi sel dari kerusakan,” jelas Dr. Singh. “Namun, peningkatan kortisol akibat panas dapat menekan respons imun, sehingga mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.”
Strategi penanggulangan: “Mendukung fungsi kekebalan tubuh saat cuaca panas berarti tetap terhidrasi untuk membantu mengatur kadar kortisol dan mendukung kesehatan hati,” kata Hannah. Yang juga penting adalah mengonsumsi makanan yang seimbang dan kaya nutrisi, terutama yang mengandung satu porsi protein di setiap kali makan.
Tanpa protein yang cukup, tubuh Anda mungkin kesulitan memproduksi sel imun dan antibodi yang cukup untuk melawan penyakit, kata ahli gizi Riya Lakhani-Kanji. Sementara Dr Singh menyarankan untuk memasukkan makanan yang kaya akan vitamin C dan E, seng dan omega 3, serta “makanan probiotik untuk membantu menjaga kesehatan usus, yang terkait erat dengan sistem imun.”
4. Merasa lelah, nyeri payudara dan kembung
“Dehidrasi selama musim panas dapat menyebabkan fungsi hati terganggu, yang dapat menyebabkan penumpukan hormon berlebih seperti estrogen,” kata Hannah. “Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, kembung, dan nyeri payudara.”
Strategi penanggulangan: “Teh herbal dingin, seperti teh hijau, tidak hanya membantu hidrasi tetapi juga menawarkan manfaat hormonal tertentu, seperti mendukung metabolisme,” kata Hannah.
5. Kurang tidur
Mungkin tampak jelas, tetapi cuaca panas dapat mengganggu tidur Anda. Selain kamar tidur yang terlalu panas yang dapat membuat Anda gelisah, “paparan panas di malam hari juga dapat mengganggu produksi melatonin, yang menyebabkan kualitas tidur yang buruk,” catat Dr. Singh. Hal ini, pada gilirannya, “dapat memengaruhi kadar kortisol dan hormon pertumbuhan,” yang penting untuk perbaikan jaringan dan pengaturan metabolisme kita.
Strategi penanggulangan: Istirahat yang cukup penting jika Anda ingin menghindari kadar kortisol yang lebih tinggi, kata Dr. Singh.
[ad_2]
Sumber: glamourmagazine.co.uk




