Salah satu suara utama Yahudi yang mendukung Gaza
[ad_1]
Antony Loewenstein adalah tokoh Yahudi terkemuka yang mengkritik serangan Israel terhadap Gaza, tetapi beberapa orang mencapnya sebagai pengkhianat.
Jurnalis Yahudi Antony Loewenstein adalah tokoh terkemuka di kalangan Yahudi Australia yang menentang serangan militer Israel di Gaza. Namun, ia telah disebut sebagai pengkhianat oleh banyak orang di komunitas Yahudi.
“Saya disebut sebagai orang Yahudi yang membenci diri sendiri, pengkhianat, dan lebih buruk lagi,” kata penulis buku terlaris tersebut. “Saya sangat marah dengan apa yang terjadi di Gaza sehingga saya tidak akan tinggal diam.”
Loewenstein marah dengan meningkatnya jumlah korban tewas di Gaza dan menolak segala pernyataan bahwa operasi militer Israel diperlukan untuk membuat orang Yahudi aman. “Itu justru membuat kita semakin tidak aman. Dan sampai orang Palestina aman dan terlindungi, orang Israel tidak akan pernah aman, dan orang Yahudi tidak akan pernah aman,” katanya.
Meskipun beberapa Zionis Australia melihat aktivis seperti dia sebagai bahaya bagi komunitas Yahudi di tengah meningkatnya anti-Semitisme atas perang di Gaza, Loewenstein tidak akan berhenti bersuara, meskipun menerima ancaman pembunuhan.
Not in My Name adalah film dokumenter karya Brietta Hague.
[ad_2]
Sumber: aljazeera.com





