Caitlin Clark Memblokir Tembakan Anak Laki-Laki Saat Mereka Bermain Bola Basket di Acara Amal
[ad_1]
Caitlin Clark sepertinya tidak melakukan pukulan apa pun saat dia menghadapi lawannya yang berusia 7 tahun awal pekan ini.
Rookie Indiana Fever, 22 tahun, memblok tembakan Eli dalam permainan 1 lawan 1 dalam acara Habitat for Humanity di Indiana yang dihadiri Clark pada Selasa, 11 Juni.
A video saat ini memperlihatkan bintang WNBA memukul bola tepat setelah bola lepas dari tangan Eli, dan sejak itu menjadi viral sebab reaksi pemain bola basket muda tersebut.
“Itu sepertinya tidak adil. Saya bermain sebagai pemain WNBA yang merupakan seorang celebrity,” kata Eli kepada Bintang Indy. “Saya menunjuk ke arahnya dan berkata, 'Itu sepertinya tidak adil.' ”
Clark tampak tertawa setelah pertunjukan tersebut, yang dilakukan saat acara amal di Zionsville di mana ratusan sukarelawan datang untuk membantu membangun rumah bagi keluarga Eli.
Pemain asal Iowa ini juga bermain bola basket dengan saudara perempuan Eli, Ava dan Megan.
Jangan pernah melewatkan satu cerita pun — daftarlah Buletin harian gratis ORANG untuk terus mengetahui informasi sangat bagus yang ditawarkan ORANG, mulai dari berita selebriti hingga kisah menarik mengenai minat manusia.
Partisipasi Clark juga sepertinya tidak lepas dari ayah mereka, Dusten.
“Dia sepertinya tidak harus segera datang,” katanya kepada surat kabar tersebut. “Dia sepertinya tidak perlu membantu mengurus rumah. Dia sepertinya tidak harus segera bermain basket dengan anak-anak. Tapi, tahukah Anda, itu hanya memperlihatkan seperti apa hati yang dia miliki.”
Adapun Eli, dia mengharapkan dapat bertemu Clark lagi — atau setidak-tidaknya untuk memeriksa bermain melawan pemain profesional lainnya.
Bri Lewerke/Gainbridge
“Saya ingin menonton pertandingan Demam,” katanya. “Saya sangat ingin menonton pertandingan Demam dan saya sangat, sangat ingin lihat rekan satu tim Caitlin Clark.”
Kemunculan penjaga bintang itu terjadi beberapa hari setelah Clark dikeluarkan dari daftar pemain bola basket putri untuk Olimpiade Paris.
Saat berbicara kepada wartawan setelah latihan pada tanggal 9 Juni, dia berbagi bahwa dia “sepertinya tidak kecewa” sebab sepertinya tidak masuk Tim USA. 'Saya bersemangat untuk gadis-gadis yang ada di tim,' kata Clark, consistent with ESPN.
Dia menambahkan, “Sejujurnya, tidak ada lagi kekecewaan. Itu hanya memberi saya sesuatu untuk dikerjakan; itu yaitu mimpi. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya dapat berada di sana. Saya pikir itu hanya minim motivasi lagi. Anda ingat itu. Mudah-mudahan ketika empat tahun kembali lagi , saya dapat berada di sana.”
[ad_2]
Sumber: people-com





