Dalam pantauan dilokasi, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro sempat negosiasi dengan massa. Namun, gagal bernegosiasi dengan massa pengunjuk rasa dari atas mobil komando. Setelah itu akhirnya massa berhasil dipukul mundur sampai ke arah Flyover Senayan. FOTO: Rangga Rinaldy/terkenal.co.id
Massa aksi juga bertahan dari siang hingga malam hari, tak luput oleh sejumlah anak STM dan warga yang memadati gedung DPR RI. Kemudian, para aksi massa tersebut pun bertahan hingga pukul 19.00 WIB dan para petugas dari kepolisian untuk minta membubarkan aksi massa hingga pukul 20.35 WIB. Pihak kepolisian memukul mundur para peserta aksi massa, hingga terjadi terjadi saling dorong massa dengan pihak kepolisian yang berjaga. FOTO: Rangga Rinaldy/terkenal.co.id
Adapun, Aksi massa ini terpantau sempat keos namun pihak kepolisian berhasil memukul mundur para aksi massa yang terdiri pelajar dan masyarakat ini. Terlihat juga, banner bertuliskan meminta Jokowi mundur hingga membakar banner tersebut. FOTO: Rangga Rinaldy/terkenal.co.id
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Soebroto tepatnya depan Gedung DPR RI dari arah Semanggi menuju Slipi kembali dibuka aparat kepolisian. Massa aksi didepan gedung DPR RI tidak luput membakar sejumlah ban dan membakar spanduk yang bertuliskan Jokowi mundur. FOTO: Rangga Rinaldy/terkenal.co.id
Diketahui, Massa yang menolak hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berorasi dengan menyebut Jokowi harus turun menjadi presiden. Sejumlah massa terdiri dari kalangan ibu-ibu dan bapak-bapak ini yang melakukan aksi demo didepan gedung DPR RI. FOTO: Rangga Rinaldy/terkenal.co.id
Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta yang berlangsung pada Selasa (19/3/2024) . Massa memulai aksi pukul 14.00 WIB sudah memadati halaman depan gedung DPR RI. FOTO: Rangga Rinaldy/terkenal.co.id