Forum Munas Kohati ke XXV di Pontianak Keos, Eks Bendum PB Kohati: Mencederai Organsisasi
terkenal.co.id – Nurjannah Eks Bendahara Umum (Bendum) Korps HMI-Wati (Kohati) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) periode 2021-2023 menyoroti forum Musyawarah Nasional (Munas) Korps HMI-Wati (KOHATI) ke XXV di Pontianak, Kalimantan Barat, banyaknya video tersebar peserta gaduh yang bersifat mencederai nama baik organisasi.
Menurut Nurjannah, bertarung sebagai calon kandidat Ketua Umum Kohati PB HMI harus sudah mempersiapkan mental siap kalah dan siap menang.
Sehingga apa yang terjadi pada setiap kandidat seharusnya siap dengan segalah konsekuensinya. Tidak baper bahkan putus silaturahmi setelah proses pertarungan dan seharusnya pemenang mampu merangkul para calon yang lain untuk bersatu membangun Kohati.
Lebih lanjut, kata Nurjannah, forum yang berlangsung di Pontianak saat ini seharusnya dijadikan sebagai forum silaturahmi, penyatuan ide dan gagasan.
Bukan justru mempertontonkan hal-hal yang bersifat mencederai nama baik organisasi. Ada banyak vidio dan foto-foto yang beredar yang semestinya sebagai kader dan mahasiswi seharusnya tidak terjadi.
“Hal Itu, memperlihatkan dan mencederai organsisasi yang kita cintai, ditambah dengan kepentingan golongan yang mulai memasuki rumah besar kita. Seharusnya kita kembali kepada apa yang menjadi tujuan dari Kohati “Terbinanya Muslimah yang berkualitas Insan cita,” mari menjaga nilai-nilai, gerakan moral dan komitmen kita bersama pada tujuan rumah besar ini,” kata Nurjannah yang diunggah Matakita.co (2/12/2023) dikutip terkenalcoid pada (3/12/2023).
Tak hanya itu, Nurjannah menilai jangan ada intervensi-intervensi yang mampu mencederai marwah Kohati itu sendiri. melalui banyak dinamika, ia menyebut hilangkan ego golongan, kepentingan individu.
“Sudah seharusnya kita memperlihatkan politik yang santun, ramah dan saling merangkul. berteman lebih dari saudara tidak hanya sekedar jargon tetapi harus mampu terjewantahkan dalam tindakan setiap kader,” ujarnya.
“Semoga melalui Munas ini lahir ketua umum kohati yang punya gagasan, ide, visi misi yang mampu yang selaras antara gagasan, ucapan dan tindakanya sehingga melahirkan banyak kader yang berkualitas menuju Indonesia emas 2045,” pungkas dia.





